Bagi Komisi XI, performa Thomas dalam menjelaskan langkah-langkah strategis kebijakan moneter menjadi bukti kapasitasnya. Thomas sendiri secara terbuka menyatakan komitmennya untuk menjaga integritas institusi meskipun memiliki latar belakang keluarga pejabat negara.
“Bahwa fakta Pak Thomas keponakan itu iya. Tapi dia tadi sangat profesional menjelaskan bagaimana kebijakan-kebijakan itu diambil dalam sebuah proses,” jelas Misbakhun.
Janji Menjaga Independensi Institusi
Menutup sesi wawancara, Misbakhun menyoroti pernyataan penutup Thomas Djiwandono saat sesi uji kelayakan. Komitmen terhadap profesionalisme menjadi poin utama yang ditonjolkan oleh calon Deputi Gubernur BI tersebut untuk meyakinkan parlemen dan publik.
Pernyataan tersebut dianggap sebagai janji suci untuk menempatkan kepentingan bangsa di atas kepentingan personal atau keluarga. DPR berharap terpilihnya Thomas dapat memperkuat stabilitas ekonomi nasional melalui kolaborasi yang sehat di internal Bank Indonesia.
“Di pernyataan penutup beliau menyampaikan tentang profesionalisme itu menjadi salah satu hal yang kuat yang ingin beliau jaga. Dan menurut saya itu menjadi sebuah pernyataan penutup yang menguatkan posisi profesionalisme seorang Thomas Djiwandono,” pungkas Misbakhun. – Anisha Aprilia/Disway –