Istighatsah dan doa bersama untuk keselamatan bangsa.
Lantunan salawat dan ayat suci Al-Qur’an.
Sambutan dari pimpinan PWNU Kaltim, Kepala Otorita IKN, serta Gubernur Kaltim.
Tausiyah kebangsaan.
Prosesi pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur.
Peringatan ini diharapkan tidak hanya menjadi seremonial belaka, tetapi juga menegaskan posisi NU dalam mendukung pembangunan peradaban Indonesia yang lebih maju dari titik nol Nusantara.