Pepes Ikan Patin Kutai sebagai Makanan Keluarga
Pepes Ikan Patin Kutai mencerminkan teknik memasak tradisional yang dekat dengan sungai dan penggunaan daun sebagai pembungkus. Patin merupakan ikan sungai yang sangat umum di Kalimantan Timur, sehingga hidangan ini sering hadir di meja makan keluarga.
Pepes patin memiliki posisi yang kuat sebagai makanan utama, bukan pelengkap. Cita rasanya relatif mudah diterima oleh lidah nasional, sehingga berpotensi menjadi jembatan antara kuliner lokal Kalimantan Timur dan masyarakat pendatang di kawasan IKN.
Kesimpulan
Kuliner sekitar IKN merupakan warisan rasa Kalimantan Timur yang terbentuk dari kehidupan sehari-hari masyarakatnya. Nasi Bekepor, Gence Ruan, dan Sayur Asam Kutai merepresentasikan inti pola makan lokal, sementara Sambal Raja dan Pepes Ikan Patin Kutai memperkaya narasi budaya dan sejarahnya.
Dalam proses pembangunan IKN, hidangan-hidangan ini memiliki potensi besar untuk menjadi fondasi identitas kuliner ibu kota baru. Bukan sebagai produk instan, melainkan sebagai cerminan tradisi, keberlanjutan, dan cara hidup masyarakat Kalimantan Timur yang telah ada jauh sebelum IKN berdiri.