Home News Mengenal Kompleks Rumah Ibadah di IKN sebagai Simbol Toleransi Kehidupan Beragama
News

Mengenal Kompleks Rumah Ibadah di IKN sebagai Simbol Toleransi Kehidupan Beragama

Share
air bersih IKN
Riset BRIN menunjukkan ketersediaan air bersih di IKN baru hanya 0,5%. Simak strategi pengelolaan air berkelanjutan agar kota masa depan tetap ramah lingkungan dan lestari.Foto:@BRIN
Share

IKNPOS.ID – Ibu Kota Nusantara (IKN) tidak hanya dirancang sebagai pusat pemerintahan, tetapi juga sebagai ruang yang mencerminkan keberagaman dan nilai kebangsaan.

Salah satu wujud nyata dari visi ini adalah pembangunan kompleks rumah ibadah lintas agama di kawasan inti kota.

Kompleks ini menjadi simbol toleransi dan inklusivitas, menunjukkan bahwa kehidupan beragama menjadi bagian integral dari perencanaan kota modern.

Peran Kementerian Agama dalam Pembangunan IKN

Kementerian Agama Republik Indonesia berperan aktif dalam membangun dan mengelola fasilitas ibadah di IKN. Selain menyiapkan Masjid Negara untuk umat Islam, kementerian ini memastikan bahwa umat dari agama lain memiliki ruang ibadah yang layak.

Kementerian Agama juga menempatkan pegawai lebih awal di ibu kota baru untuk menumbuhkan kehidupan beragama sejak awal pembangunan kota. Langkah ini menegaskan bahwa IKN bukan sekadar pusat administratif, tetapi juga kota yang menghormati pluralitas dan kehidupan spiritual masyarakat.

Jenis Fasilitas Ibadah yang Direncanakan

Kompleks rumah ibadah di IKN mencakup berbagai tempat ibadah yang mewakili agama resmi di Indonesia. Setiap fasilitas dirancang untuk memenuhi kebutuhan spiritual komunitasnya, sambil tetap berada dalam satu kawasan terpadu. Fasilitas ini antara lain:

  1. Masjid Negara
    Masjid Negara merupakan fasilitas ibadah utama bagi umat Islam di IKN yang saat ini sedang dalam tahap pembangunan. Masjid ini direncanakan dapat menampung hingga lebih dari 60.000 jemaah dengan desain futuristik yang mencerminkan identitas budaya Nusantara. Pemerintah menargetkan masjid ini dapat beroperasi penuh saat Ramadan 2026, menjadi pusat kegiatan keagamaan sekaligus simbol kerukunan beragama di ibu kota baru.

  2. Basilika Katolik
    Basilika Katolik, yang dinamakan Gereja Santo Fransiskus Xaverius, sedang memasuki tahap akhir konstruksi dan menjadi bagian dari kawasan rumah ibadah lintas agama. Gereja ini akan menjadi pusat ibadah utama bagi komunitas Katolik di ibu kota baru.

  3. Gereja Protestan
    Gereja Protestan direncanakan menjadi pusat ibadah utama bagi umat Protestan di IKN. Meskipun masih dalam tahap perencanaan desain, keberadaan gereja ini menegaskan komitmen pemerintah terhadap kesetaraan antarumat beragama di ibu kota baru.

  4. Pura Hindu
    Pura Hindu juga disiapkan dalam kompleks rumah ibadah. Pembangunannya mengikuti tradisi Hindu dan dirancang untuk menjadi tempat peribadatan serta pusat kegiatan komunitas Hindu yang menetap di IKN.

  5. Vihara Buddha
    Vihara Buddha dirancang sebagai pusat ibadah dan aktivitas keagamaan bagi umat Buddha. Fasilitas ini menekankan prinsip kesejahteraan, harmoni, dan keselarasan spiritual dalam kehidupan kota modern.

  6. Kelenteng Konghucu
    Kelenteng untuk penganut Konghucu akan menjadi tempat ibadah sekaligus pusat kegiatan ritual dan budaya. Kehadiran kelenteng ini melengkapi kompleks rumah ibadah lintas agama di IKN, menunjukkan penghargaan pemerintah terhadap pluralisme.

Konsep Arsitektur dan Filosofi

Setiap tempat ibadah di IKN dibangun dengan memperhatikan karakter arsitektur dan kebutuhan fungsional masing-masing agama, namun tetap berada dalam satu kawasan terpadu.

Kompleks ini juga dilengkapi dengan taman, plaza, dan ruang serbaguna yang dapat digunakan untuk kegiatan lintas komunitas. Konsep ini menekankan kesetaraan, keharmonisan, dan toleransi antarumat beragama, menjadikan IKN sebagai kota yang ramah dan inklusif.

Share
Related Articles
News

Pasangan di Aceh Dihukum Cambuk 140 Kali karena Langgar Syariah

IKNPOS.ID - Baru-baru ini, sebuah kasus menonjol terjadi di Aceh, Indonesia, ketika...

News

Memperkuat Kearifan Lokal Dayak dalam Pembangunan IKN

IKNPOS.ID - Pak Bas membuka Musyawarah Besar VII Persekutuan Dayak Kalimantan Timur...

News

Tina Talisa Kunjungi IKN, Fokus pada Infrastruktur dan Pariwisata

IKNPOS.ID - Baru-baru ini, Tina Talisa, mantan presenter televisi nasional yang kini...

CISARUA MENCEKAM, 48 Kantong Jenazah Dievakuasi, 32 Warga Masih Tertimbun Longsor
News

Cuaca Membaik, SAR Tambah Alat Berat di Hari Ketujuh Pencarian Korban Longsor Cisarua

IKNPOS.ID - Operasi pencarian dan evakuasi korban longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten...