Tiga Negara Investor Terbesar di Kaltim
Dari sisi PMA, terdapat tiga negara yang tercatat sebagai penanam modal asing terbesar di Kalimantan Timur, yaitu:
Singapura dengan nilai investasi mencapai Rp4,9 triliun
Mauritius sebesar Rp3,44 triliun
Malaysia dengan nilai investasi Rp1,85 triliun
Masuknya investor asing dari berbagai negara ini menunjukkan bahwa Kaltim semakin diperhitungkan sebagai destinasi investasi strategis di kawasan Indonesia Timur.
Dilihat dari sektor usaha, pertambangan masih menjadi magnet utama bagi investor di Kalimantan Timur. Sektor ini disusul oleh industri kimia serta sektor pangan, yang terus menunjukkan potensi pertumbuhan.
Fahmi menyebut, konsentrasi investasi saat ini tersebar di tiga wilayah utama, yakni Kota Balikpapan, Kabupaten Kutai Timur, dan Kabupaten Kutai Kartanegara. Ketiga daerah tersebut dinilai memiliki infrastruktur pendukung dan akses logistik yang memadai.
Tingginya Realisasi Investasi Kaltim juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya dalam hal penyerapan tenaga kerja. Hingga akhir 2025, investasi yang masuk tercatat telah menyerap 92.133 tenaga kerja baru di berbagai sektor usaha.
Dampak ini dinilai sangat penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal.
Meski target resmi investasi tahun 2026 belum ditetapkan oleh Kementerian Investasi dan Hilirisasi, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur tetap optimistis tren positif ini akan berlanjut.
Sektor pertambangan dan perkebunan diprediksi masih menjadi primadona, seiring dengan kebutuhan industri nasional dan global. Pemerintah daerah pun berkomitmen untuk terus menjaga momentum pertumbuhan dengan mempertahankan strategi promosi yang efektif serta meningkatkan kualitas pelayanan perizinan.
“Kami akan terus menciptakan iklim investasi yang aman, mudah, dan kompetitif agar Kalimantan Timur tetap menjadi tujuan utama investor,” tutup Fahmi.







