Gangguan Rantai Pasokan
Selain itu, faktor-faktor lain seperti gangguan logistik global, kekurangan komponen utama dalam rantai pasokan, dan perubahan geopolitik memperparah situasi pasokan. Meskipun gangguan ini tidak sepenuhnya spesifik untuk RAM PC, mereka memberi tekanan tambahan pada industri semikonduktor secara keseluruhan. Kombinasi dari permintaan AI, pergeseran fokus produksi, dan tekanan pada rantai pasokan menciptakan tekanan harga yang berkelanjutan untuk modul RAM PC.
Dampak Krisis RAM pada Pasar PC Konsumen
Kenaikan Harga Modul RAM
Konsumen yang hendak membeli modul RAM DDR4 atau DDR5 sekarang menghadapi harga yang jauh lebih tinggi dibandingkan beberapa tahun sebelumnya. Bahkan di pasar sekunder, harga DDR5 server-grade melonjak signifikan, kadang menyerupai harga barang mewah di kota-kota tertentu. Hal ini menunjukkan bahwa pasar memori telah berubah dari komoditas relatif murah menjadi sumber daya yang bernilai tinggi dalam ekosistem teknologi modern.
Efek pada Harga PC Jadi
Krisis RAM PC juga berdampak pada harga keseluruhan komputer siap pakai. Produsen PC dan laptop menyampaikan peringatan bahwa kenaikan harga modul memori akan diteruskan kepada konsumen dalam bentuk harga jual yang lebih tinggi. Beberapa analis memperkirakan harga komputer dapat naik hingga 20 persen atau lebih jika krisis pasokan RAM terus berlanjut. Bagi konsumen yang ingin membeli perangkat baru, ini berarti biaya total kepemilikan perangkat meningkat.
Perubahan Perilaku Konsumen
Karena harga RAM semakin mahal, banyak pengguna memilih untuk menunda upgrade, mempertimbangkan kapasitas yang lebih rendah, atau mencari memori bekas. Tren ini terlihat kuat di komunitas rakit PC, di mana pengguna sering berdiskusi tentang strategi untuk menghemat biaya sambil tetap mendapatkan performa yang dibutuhkan. Pasar ritel juga menunjukkan permintaan yang kuat untuk modul dengan kapasitas lebih kecil atau generasi sebelumnya yang masih kompatibel, karena harga mereka relatif lebih stabil dibandingkan modul kelas atas terbaru.







