IKNPOS.ID – Kondisi cuaca di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya diprediksi masih akan berada pada fase ekstrem dalam beberapa hari ke depan. Berdasarkan citra radar cuaca wilayah Jabodetabek pada Senin, 12 Januari 2026 pukul 08.00 WIB, terpantau hujan dengan intensitas ringan hingga sedang melanda hampir di seluruh wilayah secara merata.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengutip data BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk periode 11 hingga 13 Januari 2026. Warga diimbau waspada karena potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih sangat tinggi di seluruh wilayah Jakarta. Pantauan radar menunjukkan konsentrasi awan hujan yang cukup tebal menyelimuti wilayah Jakarta Utara, Jakarta Pusat, hingga Jakarta Timur dan Selatan.
Situasi ini memicu kenaikan status pada beberapa pintu air utama. Di Pos Pantau Pesanggrahan, Tinggi Muka Air (TMA) tercatat berada pada level 160 cm atau status Waspada (Siaga 3) pada pukul 07.00 WIB. Tren serupa juga terjadi di Pos Pantau Sunter Hulu yang menyentuh angka 180 cm pada pukul 08.00 WIB, yang juga masuk dalam kategori Siaga 3.
Menghadapi potensi bencana hidrometeorologi ini, masyarakat diminta untuk segera menyiapkan langkah mitigasi mandiri, seperti menyiapkan payung, jas hujan, hingga tas siaga bencana. Otoritas terkait juga telah menyebarkan informasi melalui Disaster Early Warning System (DEWS) kepada warga yang tinggal di bantaran sungai guna mengantisipasi luapan air kiriman.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyarankan warga untuk terus memantau perkembangan tinggi muka air dan informasi banjir melalui aplikasi JAKI atau laman resmi pantaubanjir.jakarta.go.id. Dalam kondisi darurat, masyarakat dapat segera menghubungi layanan Call Center Jakarta Siaga di nomor 112.







