IKNPOS.ID – Seiring dengan target percepatan Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai pusat politik dan pemerintahan pada tahun 2028, Provinsi Kalimantan Timur mulai tancap gas membenahi sektor pariwisata. Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, menegaskan bahwa konektivitas udara menjadi kunci utama agar kekayaan alam Kaltim dapat dinikmati oleh wisatawan domestik maupun mancanegara yang datang melalui gerbang IKN.
Langkah konkret ini ditandai dengan peresmian inaugurasi penerbangan perdana maskapai Wings Air rute Berau (Tanjung Redeb) menuju Maratua, Jumat (16/1/2026). Pembukaan rute ini bukan sekadar urusan teknis penerbangan, melainkan upaya strategis membuka gerbang dunia menuju destinasi bahari unggulan Indonesia.
Hub Balikpapan: Jembatan IKN ke Surga Bahari
Gubernur yang akrab disapa Harum ini mendorong pembukaan akses penerbangan langsung yang lebih luas, terutama rute Balikpapan–Maratua. Dengan menjadikan Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan di Balikpapan sebagai hub utama, akses menuju Maratua akan jauh lebih singkat dan ekonomis bagi para pejabat, pebisnis, maupun turis yang berkunjung ke IKN.
“Dengan adanya hub di Balikpapan, waktu dan biaya perjalanan akan lebih efisien. Kita ingin wisatawan cukup melalui satu hub utama untuk mencapai surga bahari di Maratua,” ujar Rudy Mas’ud saat meninjau fasilitas Bandara Kalimarau sebelum bertolak ke Maratua.
Selain rute intra-Kaltim, Gubernur juga meminta maskapai untuk menghidupkan kembali rute strategis Yogyakarta–Tanjung Redeb. Jalur ini dinilai vital untuk menghubungkan pusat budaya di Jawa dengan pusat wisata alam di Kalimantan, yang sempat terhenti akibat pandemi beberapa tahun silam.
Maratua Sebagai Magnet Wisata Nasional
Bupati Berau, Sri Juniarsih, menyambut baik langkah akselerasi ini. Menurutnya, keberlanjutan rute penerbangan menuju Maratua akan berdampak langsung pada ekonomi kerakyatan di wilayah pesisir. Maratua kini bukan lagi sekadar destinasi lokal, melainkan aset nasional dengan keindahan bawah laut yang langka di dunia.