Home News Gayo Lues Jadi ‘Wake-up Alarm’! Kementerian PU Bidik Rp74 Triliun Amankan Sumatera dari Kiamat Infrastruktur
News

Gayo Lues Jadi ‘Wake-up Alarm’! Kementerian PU Bidik Rp74 Triliun Amankan Sumatera dari Kiamat Infrastruktur

Share
Gayo Lues Jadi 'Wake-up Alarm'! Kementerian PU Bidik Rp74 Triliun Amankan Sumatera dari Kiamat Infrastruktur
Menteri PU Dody Hanggodo (tengah) dan Sekjen Kementerian PU, Wida Nurfaida (kiri) - Sigit/FIN -
Share

IKNPOS.ID – Pemerintah kini tak ingin lagi sekadar “menambal sulam” infrastruktur yang hancur di Sumatera. Belajar dari tragedi mematikan di Gayo Lues, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memutuskan untuk mengambil langkah radikal dengan mengajukan tambahan anggaran jumbo mencapai Rp74 triliun. Strategi ini menjadi pergeseran besar dalam pola penanganan bencana, dari yang tadinya responsif menjadi sangat preventif. Jika kamu berada di kawasan Aceh hingga Sumbar, bersiaplah menyaksikan pembangunan benteng-benteng pertahanan alam baru di sekitarmu!

Strategi Sabo Dam: Pelindung Baru dari Amukan Material Longsor

Kenaikan anggaran yang cukup drastis ini bukan tanpa alasan kuat. Menteri PU, Dody Hanggodo, menegaskan bahwa fokus utama kini beralih pada pembangunan infrastruktur pencegah, yakni sabo dam. Teknologi ini akan menjadi andalan di titik-titik rawan untuk mencegat aliran lumpur, bebatuan, dan kayu yang sering menyapu habis permukiman di wilayah hilir saat terjadi longsor. Langkah ini diambil karena pemerintah menyadari bahwa biaya pencegahan jauh lebih murah daripada menanggung risiko nyawa dan kerusakan total yang terus berulang setiap tahun.

Normalisasi Skala Besar: Satgas Kuala Siap “Buka Jalan” ke Laut

Masalah klasik banjir di muara sungai juga menjadi prioritas yang tak bisa ditunda. Melalui pembentukan Satgas Kuala, Kementerian PU memulai pengerukan sedimen besar-besaran, terutama di muara Sungai Tamiang. Tujuannya jelas: memastikan aliran air tidak lagi tertahan di hilir dan bisa langsung terbuang bebas ke laut. Dengan muara yang lebar dan dalam, risiko banjir luapan yang menghantui warga Sumatera pascabencana longsor dapat ditekan secara signifikan.

Tunggu Restu Bappenas dan Kemenkeu Demi Master Plan Sumatera

Dody menjelaskan bahwa timnya kini tengah berkejaran dengan waktu untuk menyusun rencana induk (master plan) rehabilitasi Sumatera. Proposal senilai Rp74 triliun tersebut harus melalui meja Kepala Bappenas dan Dewan Pengarah sebelum akhirnya mendapat lampu hijau dari Menteri Keuangan. Meski angka ini sudah terlihat fantastis, Kementerian PU masih membuka ruang koordinasi dengan Kementerian Perhubungan untuk sinkronisasi pemulihan jalur logistik nasional yang ikut terdampak parah.

Bedah Rumah 238 Ribu Keluarga: Pemulihan Sosial di Depan Mata

Selain fokus pada objek vital seperti jalan dan sungai, sisi kemanusiaan tetap menjadi perhatian utama. Pemerintah telah mencadangkan dana sekitar Rp8,2 triliun khusus untuk merestorasi rumah warga. Sebanyak 238.783 unit hunian di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat ditargetkan mendapatkan perbaikan maupun pembangunan kembali. Inisiatif ini diharapkan mampu memulihkan stabilitas ekonomi warga terdampak agar tidak terlalu lama terjebak dalam kondisi sulit pascabencana.

Fokus Mitigasi: Ubah Wajah Sumatera Menjadi Kawasan Tangguh

Langkah berani Kementerian PU ini membuktikan bahwa pemerintah mulai serius membangun infrastruktur yang adaptif terhadap perubahan iklim dan ancaman geologis. Pembangunan sabo dam dan normalisasi muara sungai bukan sekadar proyek fisik, melainkan investasi keselamatan bagi jutaan warga Sumatera. Mari kita dukung penuh percepatan anggaran ini agar Sumatera tak lagi harus berduka setiap kali musim penghujan tiba! (*)

Share
Related Articles
Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana
News

Dadan Hindayana Beberkan Menu MBG “Tahan Lama” untuk Siswa Selama Ramadan

BGN melakukan penyesuaian besar terhadap standar menu program Makan Bergizi Gratis (MBG)...

MENKEU PURBAYA GERAM, 40 Perusahaan China Diduga Manipulasi KTP & Pajak
News

Menkeu Optimistis Ekonomi RI Tembus 6 Persen pada 2026

Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan keyakinannya bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia...

BPJS Kesehatan
News

Cak Imin: Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan 2026 Masih Dalam Pembahasan

Menko PMK Muhaimin Iskandar menegaskan bahwa rencana penyesuaian iuran BPJS Kesehatan pada...

CISARUA MENCEKAM, 48 Kantong Jenazah Dievakuasi, 32 Warga Masih Tertimbun Longsor
News

CISARUA MENCEKAM! 48 Kantong Jenazah Dievakuasi, 32 Warga Masih Tertimbun Longsor

IKNPOS.ID - Memasuki hari keempat operasi kemanusiaan di Kampung Pasirkuning, Desa Pasirlangu,...