Sekretariat Presiden RI juga menegaskan makna simbolik dari pertemuan tersebut.
“Jamuan santap malam di Istana Élysée itu tidak hanya menjadi bagian dari agenda diplomatik, tetapi juga menjadi simbol kepercayaan, kedekatan, dan komitmen bersama untuk terus memperkuat hubungan Indonesia-Prancis serta memperluas kemitraan strategis yang saling menguntungkan di masa depan,” demikian penjelasannya.
Jamuan malam pada Jumat itu menambah daftar pertemuan Presiden Prabowo dengan Presiden Macron di Istana Élysée. Sebelumnya, Prabowo juga pernah dijamu di tempat yang sama pada 14 Juli 2025, serta pada 24 Juli 2024 ketika masih berstatus sebagai presiden terpilih. *







