Catatan Dahlan Iskan

Carter 747  

Share
James Rachman Radjimin (duduk) sewaktu masih sehat.--
James Rachman Radjimin (duduk) sewaktu masih sehat.--
Share

Setelah tahu sulit sembuh, istrinya memutuskan Ali Mahakam dirawat di rumah saja. Istrinya sendiri yang merawat. Bertahun-tahun. Sampai akhirnya meninggal dunia –sang istri yang meninggal. Suaminyi berumur lebih panjang –tanpa tahu istrinya sudah meninggal.

Radjimin teladan bagi teman-temannya. Teladan bahwa sukses itu harus lewat kerja keras. Teladan juga bagi yang sedang down: bisa bangkit lagi. Ia juga teladan bagi yang tidak lulus SMA masih bisa sukses.

Sebenarnya Radjimin mampu sekolah sampai mana pun. Papanya seorang akuntan. Tapi SMA tempat Radjimin sekolah ditutup pemerintah: Xin Zhong. Sejak itu ia pilih langsung bekerja. Awalnya membantu ayahnya, lalu usaha sendiri: buka toko onderdil di Jalan Baliwerti Surabaya.

Usianya baru 17 tahun.

Radjimin tidak hanya menunggu pembeli di tokonya. Ia aktif jualan ke proyek-proyek. Lalu jadi pemasok peralatan di proyek bendungan Karangkates. Yakni proyek untuk membendung hulu sungai Brantas. Lokasinya: antara Malang dan Blitar.

Awalnya Radjimin hanya jadi pemasok peralatan teknik. Lama-lama memasok semua yang diperlukan proyek itu.

Saat itulah Radjimin jatuh cinta. Tidak sengaja. Radjimin diajak temannya berkunjung ke rumah temannya teman. Di rumah itulah, di Jalan Widodaren, Anita tinggal bersama kakak-kakaknyi.

Waktu itu Anita masih sekolah SMA di Santa Maria. Papa-mama Anita tinggal di Bondowoso –punya toko emas di sana.

Anita tidak tahu kalau Radjimin menaksirnyi. Dia tahu itu ketika Radjimin ke Jepang. “Tiap hari ia kirim kartu pos dari Tokyo. Tiap hari,” ujar Anita. Anda belum tahu apa itu kartu pos. Saya juga sudah lupa. Saya tidak pernah merayu si Galuh Banjar dengan kirim kartu pos.

Anita tidak pernah merespons. Tapi Radjimin punya banyak akal. Ia dekati kakak-kakak Anita. Merekalah yang akhirnya gigih merayu agar Anita memilih Radjimin.

Waktu itu Radjimin sudah punya mobil. Anita tahu, ia selalu naik mobil jeep Willis. Radjimin tidak pernah pamer ke Anita bahwa ia sebenarnya sudah punya mobil Mercy Sport. Betapa sukses Radjimin muda. Semuda itu, di zaman itu, sudah punya Mercy Sport.

Share
Related Articles
Catatan Dahlan Iskan

Cari Muka

Oleh: Dahlan Iskan "Papa saya masih aktif mengajar," ujar Ina Silas. Saya...

Jalan Baru
Catatan Dahlan Iskan

Jalan Baru

Oleh: Dahlan Iskan Di Amerika sendiri banyak yang berdoa agar perundingan Amerika-Iran...

Catatan Dahlan Iskan

Hotel Syiah

Oleh: Dahlan Iskan Jangan kaget: hotel mewah bintang lima yang dipakai tempat...

WFH Sarengat
Catatan Dahlan Iskan

WFH Sarengat

Oleh: Dahlan Iskan Rasanya Anda sudah dapat kiriman humor tentang atasan yang...