Home Forest City Akademisi Ingatkan Pembangunan IKN Tetap Jaga Kelestarian Ekosistem dan Keanekaragaman Hayati
Forest City

Akademisi Ingatkan Pembangunan IKN Tetap Jaga Kelestarian Ekosistem dan Keanekaragaman Hayati

Share
Share

IKNPOS.ID – Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur (Kaltim) dicanangkan sebagai kota dengan konsep forest city dan smart city pada tahun 2028. Saat ini, IKN telah memasuki tahap pembangunan intensif.

Di tengah proyek pembangunan yang masif, kajian keberlanjutan berbasis lingkungan menjadi aspek yang sangat krusial. Hal ini perlu dilakukan agar visi tersebut dapat tercapai.

Hal itu mengemuka dalam bedah buku Pembangunan Berkelanjutan di Ibu Kota Negara-Nusantara Perspektif Biologi, yang berlangsung di auditorium Fakultas Biologi UGM, pertengahan Desember 2025.

Menurut Dekan Fakultas Biologi, Prof. Budi Setiadi Daryono, lahirnya buku ini dilatarbelakangi oleh kesadaran terhadap pulau Kalimantan yang telah diakui dunia sebagai pusat keanekaragaman ekosistem dan sumber daya alam yang besar yang perlu diberikan perhatian khusus.

“Buku ini menyarankan strategi pembangunan IKN yang harus bisa memadukan konsep forest city, smart city, dan sponge city. Peran ilmu biologi dan jasa ekosistem perlu ditonjolkan untuk mencegah dampak lingkungan, meningkatkan kapasitas adaptasi, serta mendukung pembangunan kota masa depan yang aman, hijau, dan resilien,” ujarnya.

Lebih lanjut, Budi menyoroti perlunya IKN belajar dari pengalaman ibu kota sebelumnya, yakni Jakarta. Ia menilai, DKI Jakarta sebagai wilayah yang telah mencapai batas daya dukung lingkungan yang signifikan.

Untuk itu, dalam upaya pembangunan IKN yang modern secara infrastruktur, menurutnya, perlu berorientasi pada SDGs dan memiliki tata kelola pemerintahan yang adaptif dan ramah lingkungan.

“Diharapkan, IKN menjadi model pembangunan kota yang menjaga kelestarian ekosistem. Karena itu perlu juga diterapkan City Biodiversity Index (CBI) sebagai alat evaluasi dalam upaya konservasi keanekaragaman hayati kota keberlanjutan.” tegasnya.

Ia menyampaikan buku ini merupakan hasil pemikiran lintas disiplin dan lintas instansi seperti akademisi dari Fakultas biologi UGM, peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), anggota Kagama hingga anggota legislatif. Budi menekankan pentingnya aktivitas menulis buku sebagai warisan intelektual.

Share
Related Articles
ogo Perdana IKN Panen Raya! Inovasi Pertanian Nusantara Ini Siap Dukung Program Prioritas Presiden Prabowo
Forest City

Padi Gogo Perdana IKN Panen Raya! Inovasi Pertanian Nusantara Ini Siap Dukung Program Prioritas Presiden Prabowo

IKNPOS.ID - Dunia pertanian Indonesia tengah menyoroti langkah agresif Otorita Ibu Kota...

Kawasan pesisir Penajam Paser Utara.
Forest City

Antisipasi Sengketa, Pemkab Penajam Paser Utara Data Ulang Aset di Kawasan IKN

IKNPOS.ID - Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser...

Revolusi Hijau IKN: 1.805 Hektare Lahan Disulap Jadi Surga Tropis Baru
Forest City

Satwa Liar Mulai Masuki Hutan IKN

IKNPOS.ID - Kabar menggembirakan datang dari kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN). Hutan...

Revolusi Hijau IKN: 1.805 Hektare Lahan Disulap Jadi Surga Tropis Baru
Forest City

Revolusi Hijau IKN: 1.805 Hektare Lahan Disulap Jadi Surga Tropis Baru

IKNPOS.ID - Kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) sedang menjalani transformasi ekologis yang...