Home Borneo Target MBG di Serambi IKN: Layani 30 Ribu Peserta Didik
Borneo

Target MBG di Serambi IKN: Layani 30 Ribu Peserta Didik

Share
Share

IKNPOS.ID – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah berjalan di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur (Kaltim). Target melayani sedikitnya 30 peserta didik pun dicanangkan Pemkab PPU.

Para peserta didik itu berasal dari jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)/Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di wilayah Serambi Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Pemerintah kabupaten menargetkan sekitar 30 ribu peserta didik sebagai penerima manfaat program MBG,” ujar Bupati PPU, Mudyat Noor ketika ditanya menyangkut MBG di Penajam, Rabu, 8 Oktober 2025.

“Pelaksanaan program MBG diakomodasi Badan Gizi Nasional (BGN) dimulai tahun ini, kendati cakupan belum mencapai 100 persen,” tambahnya.

SPPG di Penajam Telah Distribusikan 1.115 Paket Menu

Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara telah memproduksi dan mendistribusikan 1.115 paket menu makanan bergizi ke 11 sekolah, meliputi jenjang PAUD/TK, SD dan SMP.

“MBG sudah berjalan, tetapi baru sebagian secara bertahap, target.seluruh kecamatan bisa tersentuh,” jelasnya.

Sejauh ini, dipastikan pelaksanaan program MBG berjalan baik dan lancar tanpa kendala, menunjukkan fondasi awal program yang kuat, dan juga memberikan kebutuhan yang tepat kepada penerima manfaat.

Pemkab PPU Tekankan Ketelitian dalam Setiap Tahapan

Mudyat Noor menekankan ketelitian dalam setiap tahapan dari memasak hingga distribusi, serta pelaksanaan fokus dan selektif sangat penting agar semua tahapan berjalan dengan baik.

Kini, Pemkab PPU tengah mengatur langkah untuk percepatan implementasi program MBG, salah satunya dengan bakal melakukan uji coba MBG secara mandiri dengan dana bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) kabupaten setempat.

“Percepatan pelaksanaan sangat krusial agar manfaat, seperti peningkatan gizi, konsentrasi, dan semangat belajar, dapat segera dirasakan peserta didik,” lanjut Mudyat.

Share
Related Articles
Ancaman PHK Tambang Batubara Kutim
Borneo

RKAB 2026 Pangkas Produksi Batubara, Tujuh Perusahaan Tambang di Kutai Timur Rawan PHK

IKNPOS.ID - Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) kini mulai mewaspadai gelombang pemutusan...

Borneo

Proyek Gedung DPR hingga MA di IKN Tetap Jalan, Tak Terdampak Efisiensi Anggaran

IKNPOS.ID - Pembangunan kawasan legislatif dan yudikatif di Ibu Kota Nusantara (IKN)...

Pembatalan uang transport ormas Kaltim
Borneo

Buntut Gaduh di Medsos, Pemprov Kaltim Resmi Batalkan Rencana Uang Transport Ormas

IKNPOS.ID – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) akhirnya mengambil langkah tegas...

Borneo

Polisi dan Warga Kompak Bersihkan Drainase di Sungai Parit, Wujud Nyata Kepedulian Lingkungan

personel Polsek Penajam bersama masyarakat turun langsung melakukan kerja bakti memperbaiki drainase...