Home News Insiden Morning Midas! Bahayanya Mobil Listrik di Atas Kapal, Terpapar Air Asin Bisa Terbakar
News

Insiden Morning Midas! Bahayanya Mobil Listrik di Atas Kapal, Terpapar Air Asin Bisa Terbakar

Share
baterai lithium-ion
Insiden kebakaran mobil listrik di kapal Morning Midas menyoroti risiko baterai lithium-ion saat terpapar air asin dan panas ekstrem.Foto:Tangkalan LayarX@Massimo
Share

Pihak pelayaran juga disarankan untuk menggunakan kontainer atau ruang khusus yang dapat menahan panas dan mencegah penyebaran api jika terjadi insiden.

Meski insiden Morning Midas terjadi beberapa bulan lalu, kasus ini tetap relevan karena tren mobil listrik terus meningkat di seluruh dunia. Kesadaran terhadap risiko baterai lithium di kapal penting untuk mencegah kejadian serupa dan memastikan keamanan transportasi.

Penanganan tepat, regulasi ketat, dan edukasi pengguna serta industri menjadi kunci untuk meminimalkan risiko kebakaran kendaraan listrik di masa depan.

Kebakaran kapal kargo Morning Midas sendiri terjadi 3 Juni 2025 silam. Kapal yang membawa mobil di dek terbuka terbakar alkibat korsleting baterai setelah terpapar air laut.

Saat itu, kapal kargo Morning Midas mengangkut lebih dari 3.000 kendaraan, termasuk sekitar 800 mobil listrik. Kebakaran hebat terjadi saat kapal berada di Samudra Pasifik, sekitar 300 mil barat daya Pulau Adak, Alaska.

Kebakaran ini diduga disebabkan oleh korsleting pada baterai lithium-ion mobil listrik yang terpapar air laut, yang dapat memicu reaksi kimia berbahaya dan kebakaran yang sulit dipadamkan.

Akibat kebakaran tersebut, seluruh 22 anggota kru kapal terpaksa meninggalkan kapal dan diselamatkan oleh kapal dagang lain, Cosco Hellas.

Kapal Morning Midas kemudian terombang-ambing di laut selama berminggu-minggu sebelum akhirnya tenggelam akibat kerusakan parah dan cuaca buruk.

Insiden ini menyoroti risiko tinggi yang ditimbulkan oleh transportasi mobil listrik melalui jalur laut, terutama terkait dengan potensi kebakaran yang disebabkan oleh baterai lithium-ion yang sensitif terhadap air laut.

Sebelumnya, pada Juli 2023, kapal kargo Fremantle Highway juga mengalami kebakaran serupa di Laut Utara, yang diduga disebabkan oleh baterai mobil listrik.

Kebakaran ini mengakibatkan satu anggota kru meninggal dunia dan beberapa lainnya terluka. Kapal tersebut akhirnya ditarik ke pelabuhan setelah kebakaran berhasil dikendalikan.

Insiden-insiden ini telah memicu kekhawatiran di kalangan industri pelayaran dan asuransi mengenai keselamatan transportasi mobil listrik melalui laut.

Share
Related Articles
News

Cerita Mudik Lebaran 2026: Perjalanan Jakarta ke Boyolali Diwarnai Tiga Kecelakaan di Jalan Tol

IKNPOS. ID — Arus mudik Lebaran 2026 mulai memadati sejumlah ruas jalan...

Mobil Dinas Gubernur Kaltim Dikembalikan
News

Mobil Dinas Mewah Gubernur Kaltim Resmi Dikembalikan, Harga dan Pajaknya Jadi Sorotan

IKNPOS.ID - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) akhirnya resmi mengembalikan unit...

Tim Gabungan antara Kementerian Ketenagakerjaan dan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di 2 lokasi terkait aduan adanya pemberangkatan pekerja migran Indonesia secara nonprosedural
News

Jelang Mudik Lebaran 2026, KP2MI Siagakan Layanan Kepulangan Pekerja Migran di Bandara hingga Perbatasan

KP2MI) menyiapkan layanan khusus di sejumlah titik kedatangan untuk mengantisipasi arus kepulangan...

News

Pemudik Motor Mulai Serbu Jalan Pantura Cirebon, Lalu Lintas Ramai Lancar

IKNPOS.ID - Arus mudik Lebaran 2026 mulai terasa di jalur Pantura wilayah...