Ia juga menambahkan bahwa skema ini sejalan dengan upaya pemerintah mewujudkan reformasi birokrasi dan tata kelola keuangan yang modern, di mana kesejahteraan ASN aktif maupun pensiunan dijaga secara berkesinambungan.
Taspen Diminta Tingkatkan Layanan dan Transparansi
Zudan berharap PT Taspen dapat terus mengoptimalkan pengelolaan dana pensiun agar manfaat yang diterima peserta semakin meningkat.
Ia menekankan bahwa Taspen perlu memperkuat sistem layanannya dengan berorientasi pada kebutuhan peserta, terutama dalam hal kemudahan akses informasi, peningkatan layanan digital, dan transparansi laporan keuangan.
“Ke depan, Taspen tidak hanya harus efisien secara bisnis, tetapi juga mampu memastikan seluruh peserta merasa aman dan nyaman dalam menikmati hak-haknya sebagai pensiunan,” tegasnya.
PT Taspen sendiri selama ini menjadi tulang punggung dalam pengelolaan dana pensiun dan jaminan sosial bagi aparatur sipil negara.
Melalui sinergi dengan BKN dan Kementerian PANRB, diharapkan sistem ini semakin kuat dan mampu memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan ASN.
Harapan untuk Pensiunan yang Sejahtera dan Mandiri
Zudan menutup dengan pesan agar seluruh pihak, baik pemerintah pusat maupun daerah, terus berkoordinasi dan memperkuat tata kelola administrasi ASN sejak dini.
Ia berharap, dengan sistem yang transparan dan dukungan kebijakan yang tepat, pensiunan PNS dapat menikmati masa purnabakti dengan tenang, sejahtera, dan bermartabat.
“Kalau semua administrasi beres, tidak ada alasan kesejahteraan pensiunan tidak meningkat. Yang penting disiplin, tertib, dan konsisten menjalankan aturan,” pungkasnya.
Dengan langkah-langkah terarah ini, pemerintah optimistis kesejahteraan pensiunan ASN akan terus membaik di masa depan, seiring meningkatnya efisiensi pengelolaan dan digitalisasi layanan PT Taspen.