Home Lifestyle 4 Cara Mudah Mengetahui Telur Masih Baik atau Sudah Basi, Jangan Salah Simpan!
Lifestyle

4 Cara Mudah Mengetahui Telur Masih Baik atau Sudah Basi, Jangan Salah Simpan!

Share
cara mengetahui telur baik atau basi
4 cara mudah mengetahui telur masih segar atau sudah basi. Gunakan uji apung, tes bau, hingga pemeriksaan visual agar aman dikonsumsi.Unsplash@Jakup Kapusnak
Share

3. Periksa Penampilan Telur

Mata dan hidung adalah alat terbaik untuk menilai kondisi telur. Saat masih di dalam cangkang, periksa apakah permukaannya kering dan bersih. Cangkang yang retak, berlendir, atau berdebu bisa menandakan kontaminasi bakteri atau jamur.

Setelah dipecahkan, perhatikan warna dan tekstur isi telur:

Jika putih telur tampak keruh sedikit, itu masih normal.

Namun, jika muncul warna merah muda, pelangi, atau kehijauan, artinya telur sudah terinfeksi bakteri dan harus dibuang.

Telur yang terlalu encer atau kuningnya pecah saat dipecahkan juga menandakan telur sudah tua.

4. Uji Apung di Air

Tes apung adalah metode sederhana untuk mengetahui apakah telur masih segar. Caranya: masukkan telur ke dalam wadah berisi air.

Jika tenggelam dan berbaring di dasar, telur masih segar.

Jika condong atau mengapung, artinya sudah lama disimpan.

Hal ini terjadi karena semakin tua telur, semakin besar kantung udara di dalamnya. Meski begitu, perlu diingat: telur yang tenggelam belum tentu bagus, dan telur yang mengapung belum tentu busuk.

Berapa Lama Telur Bisa Disimpan?

Menurut FDA, telur yang disimpan di dalam kulkas dengan suhu stabil dapat bertahan hingga tiga minggu setelah dibeli. Untuk menjaga kualitasnya:

Simpan telur di bagian utama kulkas, bukan di pintu, agar suhu tetap stabil.

Hindari mencuci telur sebelum disimpan karena lapisan pelindung alami pada kulitnya bisa hilang.

Gunakan wadah asli atau tempat telur tertutup rapat.

Apa yang Terjadi Jika Mengonsumsi Telur Basi?

Mengonsumsi telur yang sudah busuk bisa menyebabkan keracunan makanan akibat bakteri Salmonella. Gejalanya meliputi diare, sakit perut, mual, muntah, sakit kepala, dan kehilangan nafsu makan. Biasanya, gejala muncul antara 6 jam hingga 6 hari setelah mengonsumsi makanan yang terkontaminasi.

Banyak orang membuang telur yang sebenarnya masih layak makan karena tidak tahu cara mengeceknya. Padahal, dengan empat langkah sederhana, memeriksa tanggal, mencium bau, melihat fisik, dan melakukan tes apung, kamu bisa tahu apakah telur masih baik atau sudah basi.

Share
Related Articles
Lifestyle

Diet Tinggi Serat Bisa Kurangi Risiko Demensia, Ini Bukti Ilmiahnya

IKNPOS.ID - Kesehatan otak selama ini lebih sering dikaitkan dengan latihan mental,...

Lifestyle

Adakah Cara agar Penderita Asam Urat Bisa Makan Kacang tanpa Kambuh?

IKNPOS.ID - Pertanyaan ini sering muncul karena kacang kerap dianggap sebagai pantangan...

Zakat Penghasilan
Lifestyle

Apa Hukumnya Membayar Zakat Fitrah dengan Uang?

IKNPOS.ID - Zakat fitrah merupakan kewajiban setiap Muslim yang ditunaikan menjelang Hari...

Lifestyle

20 Kata-Kata Ucapan Selamat Datang Ramadan 1447 Hijriah, Cocok untuk Status Medsos

IKNPOS.ID - Pemerintah Indonesia melalui sidang isbat telah menetapkan bahwa 1 Ramadan...