Home Tekno Tren Investasi Kripto: Ini 4 Aset Digital yang Wajib Dipantau Investor hingga Akhir 2025
Tekno

Tren Investasi Kripto: Ini 4 Aset Digital yang Wajib Dipantau Investor hingga Akhir 2025

Share
Harga Bitcoin kini mendekati titik support penting di level $100.000. Jika BTC ditutup harian di bawah level ini, potensi koreksi lanjutan ke $98.200 terbuka lebar.
Share

IKNPOS.ID – Jika kamu seorang investor kripto, tahun 2025 sejauh ini bisa dibilang penuh warna. Pasar sempat diguncang oleh fluktuasi dan ketidakpastian di awal tahun, namun kini tren mulai menunjukkan arah yang lebih positif.

Dua aset digital utama, bitcoin (BTC) dan ethereum (ETH), berhasil membukukan kenaikan signifikan hingga September 2025.

Pergerakan harga yang dinamis ini membuat banyak investor optimistis, meski tetap harus waspada dalam mengambil langkah.

Menjelang akhir tahun, strategi investasi kripto semakin penting, apalagi sejumlah altcoin potensial 2025 mulai menarik perhatian berkat inovasi dan adopsi global yang meningkat.

Menurut laporan GOBankingrates, ada empat aset kripto utama yang direkomendasikan pakar untuk diamati selama musim gugur 2025 (September hingga Desember).

1. Bitcoin (BTC): Raja Kripto yang Tak Pernah Sepi Perhatian

Tak mungkin membicarakan dunia kripto tanpa menyebut bitcoin. Hingga 2 September 2025, harga BTC tercatat naik lebih dari 19% dibanding awal tahun.

J. Ryan Smolarz, pakar investasi sekaligus pendiri STOR Partners, menyebut September biasanya menjadi bulan yang lemah bagi bitcoin.

Namun, tahun ini ada tanda-tanda berbeda. Investor institusional besar diduga sedang memperkuat posisi mereka, sehingga potensi koreksi harga mungkin hanya sementara.

Selain itu, keputusan Federal Reserve terkait suku bunga diperkirakan akan memengaruhi arah harga BTC dalam beberapa bulan ke depan. Tak heran, harga bitcoin 2025 tetap jadi sorotan utama investor global.

2. Solana (SOL): Inovatif Tapi Masih Punya PR

Solana (SOL) semakin menarik perhatian karena kecepatannya dalam memproses transaksi dan adopsi proyek blockchain. Namun, ada catatan penting.

Chad Cummings, seorang pengacara sekaligus CPA, menyoroti risiko sistemik pada Solana akibat distribusi validator yang terpusat.

Data per Agustus 2025 menunjukkan lebih dari 33% token SOL dikuasai oleh kurang dari 30 validator. Kondisi ini membuat jaringan rawan gangguan besar jika terjadi aksi jual terkoordinasi.

Meski begitu, tim Solana terus meningkatkan kualitas jaringan. Bagi investor, solana 2025 adalah aset yang menjanjikan tetapi tetap harus dipantau risikonya.

Share
Related Articles
Tekno

Keren Banget Gaes! Oppo Rilis A6t dan A6t Pro, Punya Desain Premium

IKNPOS.ID - Produsen smart phone asal China, Oppo, meluncurkan Oppo A6t dan...

harga Pi Network
Tekno

Tekanan Jual Meletus, Harga Pi Network Masih Longsor ke $0,15

IKNPOS.ID - Pergerakan harga Pi Network (PI) kembali berada di bawah sorotan...

Harga Pi Network hari ini
Tekno

Harga Pi Network Makin Anjlok 94 Persen dari ATH, Kapan Gacor?

IKNPOS.ID - Harga Pi Network (PI) kembali menjadi sorotan pelaku pasar kripto....

Tekno

Keren! Ada Fitur Pemantau Kebugaran dan Kesehatan di Oppo Watch S

IKNPOS.ID - Produsen smart phone asal China, Oppo, resmi menghadirkan arloji pintar...