Home Ragam Giant Sea Wall, Tanggul Pelindung Pesisir Utara Jawa Senilai Rp1.300 Triliun
Ragam

Giant Sea Wall, Tanggul Pelindung Pesisir Utara Jawa Senilai Rp1.300 Triliun

Share
Giant Sea Wall, tanggul laut raksasa penlindung pesisir utara pulau Jawa.
Giant Sea Wall, tanggul laut raksasa penlindung pesisir utara pulau Jawa.
Share

“Pembangunannya tidak boleh sembarangan. Ini bukan hanya tentang membangun fisik, tapi juga tentang merekayasa ekologi. Tembok ini harus kita desain agar menjadi ‘rumah baru’ yang nyaman bagi ikan dan biota laut lainnya,” paparnya.

Dampak Ekonomi Langsung bagi Nelayan

Peningkatan populasi biota laut secara langsung akan berdampak pada pundi-pundi nelayan. KKP memproyeksikan dua keuntungan ekonomi utama bagi masyarakat pesisir.

Pertama: Perlindungan aset ekonomi vital. Giant Sea Wall akan secara efektif menghentikan banjir rob yang selama ini merusak kapal, alat tangkap, serta tambak udang dan bandeng milik warga.

Kedua: Peningkatan hasil tangkapan yang signifikan. Dengan melimpahnya stok ikan di sekitar rumah baru, nelayan tidak perlu lagi melaut terlalu jauh untuk mendapatkan hasil yang memuaskan.

“Logikanya sederhana. Jika di halaman belakang rumah kita sudah menjadi pusat ikan, tentu tangkapan akan lebih mudah dan banyak. Ini akan menghemat biaya operasional bahan bakar dan meningkatkan pendapatan bersih nelayan secara langsung,” jelas Yusuf.

Tak hanya itu. Ada potensi lain yang dapat dikembangkan. Yaitu pengembangan ekowisata bahari berbasis mangrove.

Hal ini dapat meningkatkan produksi perikanan budidaya, serta tumbuhnya sektor jasa dan perdagangan di wilayah yang lebih aman dan tertata.

“Yang terpenting adalah meningkatkan taraf hidup masyarakat Pantura secara berkelanjutan,” pungkas Yusuf.

Sudah Dirancang Sejak 30 Tahun Lalu

Di sisi lain, Ekonom sekaligus Direktur Ekonomi Digital Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Nailul Huda turut mengingatkan pentingnya pengadaan kajian kompeherensif terkait proyek Great Sea Wall ini.

“Selain estimasi besaran biaya yang diperlukan, proyek ini sendiri juga turut melibatkan masyarakat pesisir yang kehidupannya sangat bergantung pada laut. Proyek ini butuh dana triliunan. Jumlahnya lebih besar dibandingkan biaya pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN),” ucap Nailul kepada Disway pada Rabu, 3 September 2025.

Pemerintah, lanjut Nailul, harus siper berhati-hati mengawasi dampak pembangunan Great Sea Wall ini kepada perekonomian. Terutama APBN.

Share
Related Articles
BTN
Ragam

BTN Karawang Perkuat Akses Pembiayaan UMKM Biar Usaha Makin Cuan

IKNPOS.ID - BTN Kantor Cabang (KC) Karawang terus memperkuat dukungannya terhadap pertumbuhan...

BTN
Ragam

BTN Perkuat Kualitas Kredit, Transformasi Loan Factory Dorong Pertumbuhan yang Lebih Sehat

IKNPOS.ID - Di tengah tantangan industri perbankan yang masih diwarnai tekanan daya...

BTN
Ragam

Rumah Impian Anti Ribet, BTN Gandeng Pinhome Hadirkan KPR Digital

IKNPOS.ID - Upaya memperluas akses kepemilikan rumah terus dilakukan PT Bank Tabungan...

Indonesia Open 2026
Ragam

BNI Dukung Atlet Indonesia Lanjutkan Momentum Prestasi di Indonesia Open 2026

IKNPOS.ID - Hasil positif yang diraih atlet-atlet Indonesia pada Singapore Open 2026...