Home Tekno Pi Network Tantang Uang Tunai: Revolusi Pembayaran Digital atau Sekadar Euforia?
Tekno

Pi Network Tantang Uang Tunai: Revolusi Pembayaran Digital atau Sekadar Euforia?

Share
Pi Network tamtamg iamg tunai
Pi Network disebut sebagai masa depan pembayaran digital yang cepat dan borderless, menantang dominasi uang tunai. Analisis tren adopsi merchant dan sinyal teknikal kripto Pi ungkap peluang serta risiko..Foto: X
Share

IKNPOS.IDPi Network disebut sebagai masa depan pembayaran digital yang cepat dan borderless, tantang dominasi uang tunai. Analisis tren adopsi merchant dan sinyal teknikal kripto Pi ungkap peluang serta risiko.

Dunia keuangan global tengah bergerak menuju era digital. Salah satu fenomena yang mencuat adalah kampanye Pi Payment yang diproyeksikan sebagai alternatif nyata bagi uang tunai.

Sebuah unggahan dari akun komunitas @cryptoleakvn menegaskan bahwa cash kini dianggap terbatas, lambat, dan terus tergerus inflasi, sementara Pi Payment digadang lebih cepat, lintas batas, dan berorientasi pada masa depan.

Pernyataan itu semakin relevan mengingat ribuan bisnis di berbagai negara mulai menerima Pi sebagai alat pembayaran. Komunitas Pi Network menyebut fenomena ini sebagai awal revolusi digital dalam sistem pembayaran global.

Pi Network di Tengah Turbulensi Kripto

Meski optimisme komunitas cukup tinggi, perjalanan Pi tidak luput dari tantangan khas proyek kripto tahap awal. Analis dari AlvaApp melalui akun @AlvaApp menyoroti dinamika teknikal Pi yang saat ini masih menghadapi tekanan jual. On-chain unlock dan penurunan volume perdagangan menunjukkan potensi tekanan jangka pendek.

Namun, indikator teknikal seperti MACD bullish dan CRSI oversold membuka peluang pemulihan harga jika sentimen berbalik arah. Selain itu, momentum fundamental juga terlihat dari langkah adopsi nyata: kehadiran fiat ramps (akses penukaran dengan mata uang resmi) serta domain .pi yang memperkuat utilitas jaringan.

Merchant Integration Jadi Kunci

Dalam analisisnya, Alva menekankan bahwa momentum ekosistem Pi sangat bergantung pada integrasi merchant dan pergerakan harga di level resistance kunci. Volume perdagangan diprediksi akan kembali ketika pembayaran Pi di dunia nyata semakin luas digunakan.

Dengan kata lain, kekuatan komunitas dan kesiapan merchant akan menjadi faktor penentu apakah Pi mampu bertransformasi dari sekadar spekulasi harga menjadi instrumen finansial yang digunakan sehari-hari.

Cash vs Pi: Masa Depan di Persimpangan

Share
Related Articles
Tekno

Ini Spesifikasi Motorola Edge 70 Fusion, Dilengkapi RAM hingga 12GB

IKNPOS.ID - Motorola dikabarkan tengah menyiapkan peluncuran ponsel seri Edge perdananya pada...

Nottingham Forest Menang Europa League
Tekno

Debut Manis Vitor Pereira: Nottingham Forest Hancurkan Fenerbahce di Turki

IKNPOS.ID – Vítor Pereira memberikan dampak instan pada pertandingan pertamanya sebagai nakhoda...

Tekno

Keren Banget! Oppo Find X9s Bakal Dilengkapi Chip Dimensity 9500s

IKNPOS.ID - Produsen smart phone asal Tiongkok, Oppo, dikabarkan sedang menyiapkan ponsel...

Tekno

Sepanjang 2025 Samsung Catat Peningkatan Penggunaan Galaxy AI

IKNPOS.ID - Samsung Electronics melaporkan lonjakan pemakaian fitur kecerdasan buatan Galaxy AI...