Home Borneo Perkuat Layanan Kesehatan di Provinsi Penyangga IKN, Kemenkes Terjunkan 26 Nakes
Borneo

Perkuat Layanan Kesehatan di Provinsi Penyangga IKN, Kemenkes Terjunkan 26 Nakes

Share
Share

IKNPOS.ID – Untuk memperkuat layanan di sejumlah fasilitas kesehatan (faskes) di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), khususnya di daerah-daerah yang membutuhkan demi meningkatkan jangkauan layanan, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menempatkan 26 tenaga kesehatan (nakes).

“Penempatan ini merupakan bagian dari program Penugasan Khusus Tenaga Medis dan Tenaga Kesehatan Periode I Tahun 2025,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltim, Jaya Mualimin, Kamis, 7 Agustus 2025.

Menurut Jaya, pihaknya telah menerima surat tugas resmi dari Kemenkes terkait penugasan para nakes di Provinsi penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Tenaga kesehatan tersebut sudah berada di daerah penugasan masing-masing dan mulai bertugas untuk mendukung program penguatan layanan kesehatan,” ujar Jaya.

Berdasarkan Surat Tugas Direktur Pendayagunaan SDM Kesehatan Kemenkes Nomor PG.01.05/F.IV/3550/2025, para tenaga kesehatan ini akan mengabdi selama dua tahun, terhitung mulai 1 Agustus 2025 hingga 31 Juli 2027.

Tenaga kesehatan yang ditugaskan terdiri dari dokter, dokter gigi, tenaga gizi, tenaga kesehatan lingkungan, terapis gigi dan mulut, serta tenaga teknologi laboratorium medik.

Nakes Kemenkes Disebar ke Beberapa Kabupaten

Sebaran penempatan mencakup beberapa kabupaten, mulai dari wilayah pesisir hingga pedalaman. Di Kabupaten Berau, misalnya, Kemenkes menugaskan seorang dokter di Puskesmas Tepian Buah/Segah. Selain itu penempatan juga dilakukan di Puskesmas Labanan Makmur.

Kabupaten lain yang menerima penugasan ini antara lain Kutai Barat, Kutai Kartanegara, dan Kutai Timur. Di Kutai Barat, tenaga kesehatan ditempatkan di Puskesmas Resak, Muara Pahu, dan Long Iram.

Sementara di Kutai Timur, penugasan tersebar di Puskesmas Muara Ancalong, Busang, hingga Sandaran.

Menurut Jaya, program penugasan khusus ini merupakan jawaban dari pemerintah pusat atas kekurangan tenaga kesehatan di daerah.

Ia juga menambahkan, selain 26 tenaga kesehatan ini, saat ini sudah ada 51 dokter spesialis yang bertugas di Kaltim melalui program pendayagunaan lainnya.

Share
Related Articles
Tol Akses IKN Gratis Mudik 2026
Borneo

Tol IKN Seksi 3A-2 Percepat Akses Balikpapan–Samarinda ke Kawasan Pemerintahan Baru

IKNPOS.ID - Keberadaan Jalan Tol Ibu Kota Nusantara (IKN) Seksi 3A-2 mulai...

Borneo

Mengejutkan! Kaltim Siapkan 1.270 Ton Sampah per Hari Demi Listrik, Ini Rencana Besarnya

IKNPOS.ID - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) tengah menyiapkan pasokan sampah...

Borneo

Sorotan Ekonom soal IKN: Risiko Pemborosan hingga Usulan Kampus dan Alih Fungsi Infrastruktur

IKNPOS.ID - Proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) kembali menjadi topik hangat dalam...

Program bedah rumah Kaltim digeber, kuota naik jadi 3.000 unit. Jadwal dipercepat, Balikpapan jadi fokus utama pemerintah.
Borneo

Bedah Rumah Digeber! Kuota Melejit 3.000 Unit di Kaltim, Jadwal Maju—Balikpapan Jadi Sorotan

IKNPOS.ID - Pemerintah tancap gas mempercepat program bedah rumah di Kalimantan Timur....