Home Kesehatan Lansia Perlu Tetap Aktif, Bukan Diam di Rumah: Cara Cegah Osteoartritis Memburuk
Kesehatan

Lansia Perlu Tetap Aktif, Bukan Diam di Rumah: Cara Cegah Osteoartritis Memburuk

Share
lansia aktif cegah osteoartritis
Prof. Dr. dr. Ismail Hadi Soebroto Dilogo, Sp.OT. Subsp.P.L (K) Subspesialis Panggul dan Lutut di Siloam Hospitals Mampang.Foto: Hasyim Ashari/Disway/id
Share

IKNPOS.ID – Banyak keluarga sering memberi nasihat pada orangtua mereka yang sudah lanjut usia: “Ayah/Ibu di rumah saja, jangan banyak bergerak.” Meski muncul dari rasa sayang dan kekhawatiran, anjuran ini ternyata keliru. Diam di rumah dan kurang bergerak justru bisa memperburuk kesehatan sendi lansia, terutama pada penderita osteoartritis (OA) atau pengapuran sendi.

Mengapa Kurang Bergerak Membahayakan Lansia?

Osteoartritis merupakan penyakit degeneratif yang membuat tulang rawan sendi menipis dan rusak. Nyeri yang timbul memang sering membuat penderitanya enggan beraktivitas. Namun, membatasi gerakan justru mempercepat kerusakan sendi.

Menurut Prof. Dr. dr. Ismail Hadi Soebroto Dilogo, Sp.OT. Subsp.P.L (K), Subspesialis Panggul dan Lutut di Siloam Hospitals Mampang, sendi manusia memerlukan gerakan agar tetap mendapat nutrisi dan fleksibilitas.

“Sendi itu seperti spons. Ketika kita bergerak, cairan sendi akan masuk dan keluar, memberikan nutrisi pada tulang rawan. Jika sendi tidak digerakkan, nutrisi tidak sampai, tulang rawan menjadi kering, dan kerusakan makin cepat terjadi,” ujarnya, Senin 18 Agustus 2025.

Selain itu, kurangnya aktivitas membuat otot di sekitar sendi melemah. Padahal, otot berfungsi sebagai penyangga dan peredam kejut. Misalnya, otot paha yang kuat dapat mengurangi beban berlebih pada lutut.

Aktivitas Fisik Aman untuk Lansia

Lansia tidak perlu melakukan olahraga berat. Aktivitas fisik ringan dan berdampak rendah (low-impact exercise) justru lebih dianjurkan, seperti:

Jalan kaki santai – Mulai 10–15 menit sehari, lalu tingkatkan secara bertahap.

Bersepeda statis – Aman bagi sendi karena minim benturan.

Berenang atau aqua aerobik – Air mengurangi tekanan pada sendi, sangat ideal untuk penderita osteoartritis.

Kunci utamanya adalah rutin dan tidak memaksakan diri. Jika muncul nyeri berlebihan, segera hentikan aktivitas dan konsultasikan ke dokter.

Peran Anak dan Keluarga

Keluarga sebaiknya mendorong lansia untuk tetap aktif, bukan sebaliknya. Temani mereka berjalan santai, ikut kelas senam lansia, atau ciptakan lingkungan yang mendukung gaya hidup sehat. Edukasi mengenai pentingnya mobilitas sangat krusial agar lansia bisa terhindar dari risiko osteoartritis parah.

Share
Related Articles
BPJS Kesehatan Siap All-In di IKN, Akses Layanan Kesehatan Kini Jadi Lebih Dekat dan Modern
Kesehatan

BPJS Kesehatan Siap All-In di IKN, Akses Layanan Kesehatan Kini Jadi Lebih Dekat dan Modern

IKNPOS.ID - Kabar gembira buat warga Nusantara! Ibu Kota Nusantara (IKN) nggak...

Pelantikan Pengurus POGI Kaltim IKN
Kesehatan

Nakhoda Baru POGI Kaltim Resmi Dilantik di IKN Fokus Tekan Angka Kematian Ibu

IKNPOS.ID – Perkumpulan Obstetri Ginekologi Indonesia (POGI) Cabang Kalimantan Timur resmi memulai...