Home Tekno Elon Musk Bongkar Bom Waktu Bitcoin! Quantum Computing Bisa Hancurkan BTC Tahun 2030
Tekno

Elon Musk Bongkar Bom Waktu Bitcoin! Quantum Computing Bisa Hancurkan BTC Tahun 2030

Share
Elon Musk Bongkar Bom Waktu Bitcoin! Quantum Computing Bisa Hancurkan BTC Tahun 2030
Elon Musk Bongkar Bom Waktu Bitcoin! Quantum Computing Bisa Hancurkan BTC Tahun 2030
Share

IKNPOS.ID – Elon Musk bikin geger dunia kripto! Melalui Grok AI, bos Tesla dan SpaceX ini mengungkap kekhawatiran serius. Dia menyebut Bitcoin (BTC) bisa jebol keamanannya tahun 2030 gara-gara quantum computing!

Menurut Musk algoritma kriptografi Bitcoin (ECDSA & SHA-256) mungkin tak lagi aman dalam beberapa tahun ke depan.

Komputer kuantum disebut bisa memecahkan enkripsi kompleks dalam hitungan detik. Sesuatu yang mustahil bagi komputer biasa.

“Bitcoin masih aman untuk sekarang. Tapi tahun 2030? Bisa jadi masalah besar,” ujar Grok AI seperti dilansir dari CoinTurk pada Senin, 4 Agustus 2025.

Kekhawatiran Musk bukan tanpa dasar. Komputasi kuantum, sebuah lompatan revolusioner dalam teknologi komputasi, memiliki kapasitas untuk memecahkan perhitungan matematis kompleks dalam waktu singkat.

Jauh melampaui kemampuan superkomputer konvensional. Inilah yang menimbulkan kekhawatiran serius terhadap algoritma kriptografi yang menjadi fondasi keamanan Bitcoin. Yaitu ECDSA (Elliptic Curve Digital Signature Algorithm) dan SHA-256 (Secure Hash Algorithm 256).

Grok, AI chatbot besutan Musk, secara spesifik menyebut: “Bitcoin akan tetap tangguh terhadap ancaman komputer kuantum hingga akhir dekade ini.”

Titik kritis kerentanan mungkin akan tercapai sekitar tahun 2030. Jika teknologi komputasi kuantum mencapai skala besar, kemampuan untuk menembus algoritma ini akan menjadi ancaman serius.

Terutama bagi seluruh sistem digital yang mengandalkan enkripsi konvensional. Tidak hanya Bitcoin. Tetapi berbagai aset kripto lainnya.

Waspada dan Berinovasi

Meski saat ini belum ada ancaman langsung dan nyata dari komputasi kuantum terhadap Bitcoin, para ahli dan pengembang blockchain tidak tinggal diam.

Mereka memperkirakan bahwa ancaman tersebut dapat muncul dalam 5 hingga 10 tahun ke depan. Bergantung pada laju kemajuan teknologi kuantum itu sendiri.

Berbagai proyek blockchain telah mulai meneliti dan mengembangkan algoritma alternati. Ini menunjukkan proaktivitas dan adaptabilitas luar biasa dari komunitas kripto, yang selalu berupaya memastikan keberlanjutan dan keamanan ekosistemnya.

Share
Related Articles
Huawei MatePad Mini 2
Tekno

Bocor! Huawei MatePad Mini 2 Siap Rilis, Bawa Layar OLED dan 5G Super Ngebut

IKNPOS.ID – Informasi terbaru mengenai tablet generasi terbaru dari Huawei mulai mencuat...

realme c100
Tekno

GILA! realme C100 Siap Guncang Pasar, HP Tahan Banting Khusus Mahasiswa dengan Desain Unik Blooming

IKNPOS.ID – realme kembali bersiap meramaikan pasar entry-level dengan menghadirkan perangkat terbaru...

Melalui peluncuran global Redmi K90 Max , Xiaomi, vendor asal China ini resmi memperkenalkan standar baru dalam ketahanan daya smartphone.
Tekno

Xiaomi Uji Ponsel Redmi dengan Baterai 10.000 mAh, Tren Baru di Industri Smartphone

Xiaomi dilaporkan sedang mengembangkan tiga ponsel pintar terbaru melalui submerek Redmi yang...

Tekno

Harga HP Samsung Terbaru April 2026 Stabil, A Series Justru Naik! Ini Daftar Lengkapnya

IKNPOS.ID - Pasar smartphone Tanah Air kembali menunjukkan dinamika menarik. Per 26...