Home Tekno Pi Network Rilis Pi Desktop Versi Terbaru, Kini Bisa Bikin Aplikasi Tanpa Ngoding
Tekno

Pi Network Rilis Pi Desktop Versi Terbaru, Kini Bisa Bikin Aplikasi Tanpa Ngoding

Share
domain Pi Network
Share

IKNPOS.ID Tim inti Pi Network kembali membawa kabar baik bagi para pionir dan pengguna setianya. Setelah cukup lama ditunggu-tunggu, mereka akhirnya merilis Pi Desktop versi 0.5.2 dan 0.5.3 secara bertahap pada 28 Juni dan 10 Juli 2025.

Pembaruan ini bukan cuma soal peningkatan teknis, tapi juga membawa fitur baru yang cukup menarik perhatian komunitas global.

Salah satu perubahan besar yang dibawa dalam versi terbaru ini adalah peningkatan stabilitas sistem dan perbaikan bug yang selama ini mengganggu kinerja Pi Node. Tak hanya itu, Pi Network juga meluncurkan fitur baru bernama Pi App Studio, alat bantu yang memungkinkan siapa pun membuat aplikasi sendiri tanpa harus bisa ngoding.

Node Lebih Stabil, Sinkronisasi Lebih Cepat

Buat kamu yang sudah menjalankan node Pi di desktop, pasti tahu betapa pentingnya kestabilan sistem. Sebelumnya, pengguna kerap mengalami masalah seperti koneksi yang putus-putus, gagal sinkronisasi, hingga aplikasi yang mendadak tertutup sendiri.

Nah, di versi terbaru ini, berbagai masalah teknis tersebut sudah dibenahi. Node sekarang terasa lebih stabil, proses sinkronisasi berjalan lebih cepat, dan koneksi ke blockchain explorer jadi lebih lancar. Ini tentu jadi kabar baik bagi para pengguna yang aktif berkontribusi menjaga jaringan tetap berjalan.

Pi App Studio: Bikin Aplikasi Tanpa Ribet

Yang paling bikin penasaran dari update ini tentu saja Pi App Studio. Sesuai namanya, fitur ini adalah platform pembuatan aplikasi berbasis blockchain Pi yang bisa digunakan oleh siapa pun, bahkan yang nggak punya latar belakang IT sekalipun.

Dengan pendekatan no-code, kamu bisa membangun aplikasi sendiri dengan cukup klik dan tarik-tarik elemen saja. Misalnya mau bikin aplikasi jual beli, forum komunitas, layanan jasa, atau bahkan game sederhana, semua bisa dilakukan lewat Pi App Studio tanpa harus menulis kode program.

Sejak diluncurkan beberapa minggu lalu, tercatat sudah lebih dari 12.000 aplikasi berhasil dibuat oleh pengguna dari berbagai negara. Ini menunjukkan bahwa komunitas Pi tidak hanya aktif menambang, tapi juga mulai serius membangun ekosistemnya.

Share
Related Articles
Tekno

Realme 16 Pro+ dan 16 Pro Rilis di Indonesia, Dilengkapi Kamera 200MP

IKNPOS.ID - Realme resmi menghadirkan dua ponsel terbaru di Indonesia, yakni Realme...

one plus 16t
Tekno

Bakal Meluncur Akhir Maret, OnePlus 15T Dilengkapi Baterai 7.500mAh

IKNPOS.ID - OnePlus resmi memperlihatkan desain sekaligus opsi warna ponsel flagship ringkas...

Tekno

Resmi Rilis di Indonesia, OPPO A6s Dibanderol Mulai Rp4,8 Juta

IKNPOS.ID - OPPO resmi memperkenalkan OPPO A6s di pasar Indonesia sebagai salah...

Peluncuran Vivo X300 FE Flagship Compact
Tekno

Vivo Diam-diam Luncurkan X300 FE: Flagship Compact dengan Snapdragon 8 Gen 5

IKNPOS.ID – Vivo kembali mengejutkan pasar teknologi global dengan meluncurkan anggota terbaru...