Home News Tujuh Kecamatan di Kukar dan Penajam Direncanakan Masuk Daerah Khusus IKN
News

Tujuh Kecamatan di Kukar dan Penajam Direncanakan Masuk Daerah Khusus IKN

Share
Share

IKNPOS.ID – Bentuk pemerintahan daerah khusus (Pemdasus) tengah dirancang untuk menaungi wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur (Kaltim).

Sebanyak tujuh kecamatan di wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dan Kutai Kartanegara (Kukar) direncanakan masuk dalam cakupan Daerah Khusus IKN yang luasnya mencapai 252.000 hektare, atau empat kali luas DKI Jakarta.

Namun, Otorita IKN belum membeberkan kecamatan mana saja yang bakal masuk dalam Pemdasus IKN.

Menurut Deputi Bidang Pengendalian Pembangunan OIKN, Thomas Umbu Pati Tena, saat ini ada 32 kelurahan dan 22 desa di 7 kecamatan yang kemungkinan akan masuk dalam pemerintahan daerah khusus IKN.

Thomas mengaku, pemerintah tengah memfinalisasi bentuk pemerintahan baru tanpa struktur kota dan kabupaten.

Wilayah ini akan langsung dipimpin Kepala Otorita setingkat gubernur, tanpa DPRD, sesuai dengan rencana yang telah dikaji sejak era Presiden Joko Widodo dan akan diputuskan oleh Presiden Prabowo Subianto.

“Rencananya kita hapus kota dan kabupaten. Biarlah Presiden menunjuk Kepala Otorita sebagai pemimpin tertinggi setingkat gubernur. Nanti kita atur bagaimana desa-desa dikelola. Ini sedang kita konsep dan fasilitasi,” ujar Thomas, Jumat, 6 Juni 2025.

Thomas menambahkan, sistem pemerintahan di IKN akan berbeda dari provinsi lainnya. Salah satu alasannya adalah efisiensi anggaran dan percepatan kerja, yang selama ini terkendala oleh struktur pemerintahan yang berlapis.

Ia juga menegaskan bahwa Otorita IKN kini memiliki wewenang penuh sebagai satuan pemerintahan setingkat provinsi dan berkedudukan setara kementerian.

“Saya pribadi tidak setuju jika tetap ada struktur kota dan kabupaten. Itu hanya akan habiskan anggaran dan membuat kerja tidak cepat,” tegasnya.

Dalam proses penyusunan Pemdasus ini, OIKN bekerja sama dengan tim ahli dari Universitas Gadjah Mada dan Universitas Udayana.

Pemerintah menargetkan sistem pemerintahan daerah khusus ini bisa berlaku penuh pada 2028, bersamaan dengan perpindahan resmi ibu kota negara dari Jakarta ke Nusantara.

Share
Related Articles
utang proyek Kereta Cepat Whoosh
News

Isu Tukar Guling Jabatan Mencuat, Menkeu Tegaskan Penunjukan Juda Bukan Deal Politik

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa membantah anggapan pengangkatan Juda Agung sebagai Wakil Menteri...

VIRUS NIPAH MENGINTAI, Indonesia Siapkan Tes PCR
News

Asal-usul Nama Virus Nipah, Jejaknya Berawal dari Desa di Malaysia

IKNPOS.ID - Nama virus Nipah kembali menjadi perhatian publik seiring munculnya kasus...

News

Baru Dilantik, Juda Agung Langsung Tancap Gas Sinkronkan Fiskal-Moneter Demi Genjot Pertumbuhan

Usai dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan, Juda Agung menegaskan komitmennya untuk mendorong...

News

Hari Pertama Jadi Wamenkeu, Juda Agung: Pindah ke Kemenkeu Bukan Hal Baru

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan untuk...