Home Tekno Pattern Descending Wedge Muncul di Pi Network: Sinyal Bullish atau Harapan Palsu?
Tekno

Pattern Descending Wedge Muncul di Pi Network: Sinyal Bullish atau Harapan Palsu?

Share
Harga Pi Network Bakal Naik Gila-gilaan
Jika benar Coinbase listing, maka siap-siap harga Pi Coin bakal naik gila-gilaan. Foto: TheCryptoNews
Share

IKNPOS.ID – Setelah sempat bikin heboh karena reli 188% di awal Mei, kini Pi Network harus kembali menelan kenyataan pahit.

Per awal Juni, harga token PI nyaris menghapus semua kenaikan yang sempat terjadi sebelumnya. Banyak trader dan investor pun mulai bertanya-tanya: Apakah ini akhir dari mimpi manis Pi?

Pada saat artikel ini ditulis, harga Pi Network sedang berjuang menembus resistance di level $0,66, dan menurut indikator teknikal, jalan menuju pemulihan tampaknya masih cukup terjal.

Harga Pi Network Terjun Bebas: Dari Naik 188% Jadi Turun 63%

Awal Mei sempat menjadi masa keemasan bagi komunitas Pi Network. Harga token PI melonjak drastis hingga mencatatkan kenaikan hampir 200%. Tapi, kenaikan itu tak bertahan lama.

Dalam hitungan hari, PI malah mengalami penurunan sebesar 63%, menjadikannya kembali ke harga seperti tiga bulan lalu.

Penurunan tajam ini tentunya menimbulkan kecemasan, terutama bagi investor ritel yang membeli saat harga sedang tinggi.

Pola Descending Wedge: Harapan atau Ilusi?

Dari sisi analisis teknikal, pola descending wedge mulai terlihat pada grafik 12 jam Pi Network. Secara teori, pola ini biasanya menandakan akhir dari tren turun dan membuka peluang untuk reli naik.

Tapi… ada catatan penting nih.

Dua garis tren (upper dan lower trendline) dari pola tersebut ternyata tidak cukup sering diuji. Terutama garis bawah (lower trendline), yang pada rentang 20–29 Mei terlihat kosong, tanpa sentuhan harga.

Ini membuat pola wedge pada PI dinilai kurang valid oleh para analis teknikal.

Jadi, meski secara bentuk bisa dibilang mirip descending wedge, jangan buru-buru optimis dulu. Bisa jadi ini cuma jebakan visual yang malah bikin investor salah langkah.

Indikator Masih Mengindikasikan Tekanan Jual

Dari indikator Money Flow Index (MFI) dan On-Balance Volume (OBV), terlihat bahwa momentum bearish masih mendominasi.

  • MFI sempat menunjukkan sinyal bullish ringan, tapi masih lemah untuk mendorong harga lebih tinggi.

  • OBV justru semakin turun dalam grafik 4 jam, yang mengindikasikan bahwa volume penjualan masih tinggi. Ini jadi sinyal bahwa tekanan jual belum selesai dan bisa menyeret harga PI ke titik yang lebih rendah.

Level-Level Kritis Harga Pi Network yang Harus Dipantau

Saat ini, resistance kuat berada di sekitar $0,66. Jika Pi Network tidak mampu menembus level ini dalam waktu dekat, maka kemungkinan besar harga akan kembali menguji support penting di $0,60 bahkan $0,55.

Sementara itu, berdasarkan indikator Fibonacci retracement, level $0,80 menjadi titik resistance kunci di timeframe harian (1D).

Untuk kembali ke jalur bullish, PI perlu menembus dan bertahan di atas level ini. Tapi mengingat kondisi saat ini, jalan ke sana masih panjang.

Share
Related Articles
Peluncuran Vivo X300 FE Flagship Compact
Tekno

Vivo Diam-diam Luncurkan X300 FE: Flagship Compact dengan Snapdragon 8 Gen 5

IKNPOS.ID – Vivo kembali mengejutkan pasar teknologi global dengan meluncurkan anggota terbaru...

Tekno

Gebrakan HP Murah, Tecno Pop X Meluncur dengan Fitur Walkie-Talkie dan Layar 120Hz

IKNPOS.ID - Tecno kembali memanaskan persaingan pasar ponsel pintar kelas bawah (entry-level) dengan...

Fitur Walkie-Talkie Tecno Pop X
Tekno

Tecno Pop X Resmi Meluncur: Bawa Fitur Walkie-Talkie Tanpa Internet dan Ella AI

IKNPOS.ID – Tecno kembali menggebrak pasar ponsel pintar kelas pemula dengan merilis...

Tekno

Apple Luncurkan MacBook Neo, Laptop Warna-Warni dengan Harga Lebih Terjangkau

IKNPOS.ID - Apple resmi memperkenalkan MacBook Neo sebagai lini laptop terbarunya yang...