Home Tekno Komunitas Marah Gegara Migrasi Tanpa Akhir, Akankah Harga Pi Network Bertahan?
Tekno

Komunitas Marah Gegara Migrasi Tanpa Akhir, Akankah Harga Pi Network Bertahan?

Share
Ketegangan meningkat dalam komunitas Pi Network.
Ketegangan meningkat dalam komunitas Pi Network.
Share

IKNPOS.ID – Ketegangan meningkat dalam komunitas Pi Network. Pengguna Pi Network mengeluhkan persyaratan migrasi baru yang tiba-tiba muncul di aplikasi mereka.

Kondisi ini memicu kemarahan dan kebingungan, hanya beberapa minggu menjelang pembukaan token utama.

Pengguna Jaringan Pi membanjiri X dengan tangkapan layar daftar periksa aplikasi mereka yang telah diperbarui.

Bahkan mereka yang telah menyelesaikan migrasi awal terkejut melihat perintah baru untuk bertindak.

“Hal Pi ini tidak masuk akal. Setelah menambang selama bertahun-tahun, kami ditolak akses ke koin kami” cuit seorang pengguna.

“Tim inti harus memikirkan kembali cara mereka mengelola apa yang disebut Komunitas Pi,” lanjutnya.

Pengguna Pi Network Mengeluh Tentang Migrasi Kedua

Beberapa pengguna mengeluh bahwa migrasi kedua terjadi karena mereka masih terjebak dalam status KYC yang belum terselesaikan.

Mereka mengeluh tidak dapat memigrasikan saldo mereka meskipun telah mengikuti semua langkah sebelumnya.

“Saya belum bermigrasi, mengapa Anda terburu-buru untuk migrasi kedua?” tulis seorang pengguna X.

Sementara yang lain mengeluh tentang KYC yang tertunda.

Akun parodi populer dari pendiri Pi Network, Dr. Nicolas Kokkalis, memicu spekulasi dengan postingan viral yang menyatakan, “MIGRASI KE-2 PI NETWORK TELAH DIMULAI!”

Pesan tersebut, yang dengan cepat mendapat perhatian, mendesak pengguna untuk mempersiapkan Mainnet dengan menyelesaikan beberapa langkah:

Mengirimkan verifikasi KYC, menyelesaikan daftar periksa mereka (termasuk pengaturan dompet dan penguncian), dan menyetujui transfer Pi untuk Mainnet.

Posting tersebut mengklaim bahwa menyelesaikan langkah-langkah ini akan memungkinkan pengguna untuk membuka utilitas dunia nyata untuk koin Pi mereka.

Termasuk membeli barang dan jasa, mengakses aplikasi terdesentralisasi bertenaga Pi (dApps), dan berpartisipasi dalam inovasi Web3 yang lebih luas.

Namun, Tim Inti Pi belum mengonfirmasi fase migrasi baru apa pun melalui saluran terverifikasi.

Semua ini terjadi saat Pi Network bersiap untuk membuka 276 juta token PI pada bulan Juni, sebuah acara pasokan yang bernilai sekitar $176 juta, menurut data dari PiScan.

Share
Related Articles
Tekno

Baru Beli Smartphone? Simak 6 Langkah Wajib Ini Agar Performa Maksimal dan Data Aman

radarpena.co.id -  Membeli smartphone baru selalu menghadirkan antusiasme tersendiri. Teknologi kamera yang...

Tekno

Rumor iPhone 19e: Apple Siapkan Layar ProMotion untuk Kelas Menengah?

IKNPOS.ID - Apple kembali menjadi sorotan setelah muncul kabar terbaru terkait pengembangan...

Tekno

Keren Nih! Samsung Akan Rilis Ponsel Lipat dengan Layar 7,6 Inci

IKNPOS.ID - Samsung dikabarkan tengah menyiapkan ponsel lipat varian baru dengan desain...

Tekno

Keren Banget! Vivo X300s Jadi Ponsel Seri X Berkapasitas Baterai Terbesar

IKNPOS.ID - Vivo X300s dipastikan akan menjadi ponsel seri X dengan baterai...