Catatan Dahlan Iskan

Dokter Konsumen

Share
Dahlan Iskan saat mengunjungi Bali International Hospital di Sanur, Bali. -Tomy Gutomo-Harian Disway-
Share

HARI terus berganti tanggal. Pekerjaan begitu menumpuk. Lima rumah sakit vertikal sudah jadi. Semuanya kelas triliun rupiah.

Sempatkah Menkes Budi Gunadi Sadikin membangun ”isi” dan sistemnya? Di lima rumah sakit itu sekaligus? Membangun ”isi” sejak dari nol? Berapa lama?

Menkes seorang sarjana nuklir yang ahli keuangan. Ia tahu apa itu ICOR. Ia tahu: kalau rumah sakit itu tidak segera ”produktif” maka ratio ICOR-nya buruk.

Negara ini terlalu banyak investasi yang menghasilkan ICOR yang buruk.

Kalau sampai satu tahun lagi produktivitas rumah sakit triliun itu belum baik citra Menkes akan jatuh.

Ia akan dapat peneguhan bahwa bukan dokter tidak tahu bagaimana membangun rumah sakit. Apalagi kalau alat-alat canggih di dalamnya jarang dipakai.

Saya sudah meninjau RS Vertikal yang di Sanur, Bali. Sudah 100 persen jadi. Benar-benar hebat. Fisiknya. Bangunannya. Arsitekturnya. Interiornya. Peralatannya.

Yang belum ada di Jakarta pun ada di sana. Lingkungannya indah. Pohon-pohon tua nan rindang dipertahankan.

Setidaknya yang di Bali ini harus sudah beres akhir tahun ini. Apa mungkin? Lalu yang di Surabaya. Berikutnya yang di Makassar.

Saya belum bisa membayangkan bagaimana ”mengisi” rumah sakit yang sama megahnya yang di Kupang, NTT. Juga yang di Jayapura, Papua.

Semua itu pekerjaan besar yang tidak kelihatan di mata: harus membangun manusia, membangun sistem, membangun team work, membangun budaya manajemen. Terakhir: membangun kepercayaan.

Saya hanya punya konsumen satu: perusuh Disway. Menkes punya dua jenis konsumen. Eksternal dan internal. Dua-duanya harus dibuat untuk menjadi konsumen yang loyal.

Para ahli marketing sudah berubah pikiran. ”Konsumen adalah raja” hanya bisa dicapai bila konsumen internal juga puas atas perlakuan leader.

Banyak leader berambisi memuaskan konsumen di luar sana seraya melupakan bahwa internal adalah konsumen juga.

Sulitnya, konsumen internal seorang menkes sangatlah khusus. Bukan seperti umumnya karyawan bank atau pabrik. Konsumen internal menkes lebih banyak dokter dan tenaga medis.

Share
Related Articles
Sejak ditemukan istilah "new normal". Termasuk korupsi. Sudah dianggap new normal. Pun kriminalisasi. Bukan lagi tindakan abnormal
Catatan Dahlan Iskan

Orang Kuat

Catatan Dahlan Iskan

Buku Kriminalisasi
Catatan Dahlan Iskan

Buku Kriminalisasi

Oleh: Dahlan Iskan Soft launching buku Buku Kriminalisasi Kebijakan di Universitas Paramadina...

Guru Bimbel
Catatan Dahlan Iskan

Guru Bimbel

Oleh: Dahlan Iskan Sebenarnya ini tumben: Presiden Donald Trump mau hadir di...

Helm untuk anak balita. Ketika tulang tempurung si anak masih lunak. Helm itu bisa membantu menormalkan bentuk tulang tengkorak.
Catatan Dahlan Iskan

Helm Anak

catatan dahlan iskan