Home Tekno Ada Tanda-tanda Rebound, Pi Coin Segera Bergerak ke Angka $2
Tekno

Ada Tanda-tanda Rebound, Pi Coin Segera Bergerak ke Angka $2

Share
Harga Pi Coin meroket 200%
Harga Pi Coin bisa meroket hingga 200% jika Presiden AS Trump Kembali menyebut Nama Pi Network.
Share

IKNPOS.ID – Harga token Pi hari ini turun di bawah angka $1. Setelah sebelumnya mencapai titik tertinggi sepanjang masa di angka $3 usai peluncuran Open Network, pada 20 Februari 2025 lalu. Namun analis percaya Pi Coin segera bergerak menuju $2.

Harga Pi Coin sempat menyentuh titik terendah di sekitar $0,70, membuat banyak investor tidak yakin tentang masa depannya.

Namun, sekarang harga perlahan mulai bangkit kembali, diperdagangkan pada harga sekitar $0,96.

Meskipun terjadi penurunan, analis melihat potensi rebound dan ada tanda-tanda bahwa penembusan dapat terjadi. Jika level support bertahan kuat, Pi dapat kembali bergerak ke $2.

Volume perdagangan mengalami lonjakan awal tetapi kemudian menurun, menunjukkan bahwa penjual saat ini memegang kendali, melemahkan momentum pembeli.

Setelah penurunan 3%, harga mendekati level support kritis $0,70, dan jika ini tertembus, dapat menyebabkan penurunan lebih lanjut, berpotensi turun ke $0,50 atau $0,10.

Di sisi positifnya, jika Pi kembali ke level $1, hal itu dapat memicu pergerakan naik menuju $1,20, menawarkan harapan untuk pemulihan.

Pi Coin segera bergerak menuju $2, tapi banyak tantangan

Pasar kripto mengalami minggu yang sibuk lagi, dengan berbagai peristiwa besar yang mengguncang lanskap.

Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) AS membuat keputusannya, dan gugatan hukum XRP yang telah berlangsung lama akhirnya diselesaikan, membawa kelegaan bagi komunitas. Namun, Pi Network menghadapi beberapa tantangan berat.

Proses migrasi dan Know Your Customer (KYC) kini telah selesai, tetapi banyak pengguna tidak dapat mengklaim token mereka.

Akibatnya, Pi tertinggal dari pasar, yang menimbulkan keraguan tentang apakah sekarang saat yang tepat untuk membeli.

Di antara 100 mata uang kripto teratas, Pi adalah yang berkinerja terburuk minggu lalu, kehilangan lebih banyak nilai daripada yang lain.

Pukulan besar datang ketika Binance menolak untuk mendaftarkan Pi. Mereka menyatakan bahwa token apa pun yang tidak terdaftar di Binance Smart Chain tidak memenuhi syarat untuk pemungutan suara. Dengan keputusan ini maka secara otomatif telah mendiskualifikasi Pi.

Share
Related Articles
Tekno

Harga dan Spesifikasi Vivo T5 Resmi di Indonesia, Baterai 7.200mAh dan Snapdragon 6s Gen 2 Jadi Andalan

IKNPOS.ID - Vivo resmi menghadirkan smartphone terbaru dari lini T Series ke...

Samsung Galaxy S26 Ultra
Tekno

Samsung Galaxy S26 Series Hadir dengan Privacy Display, Solusi Aman untuk Perempuan Aktif di Era Digital

IKNPOS.ID - Di tengah dunia yang semakin digital, isu privasi menjadi perhatian...

Tekno

TECNO Camon 50 Pro Resmi Hadir, Usung Kamera Canggih dan Performa Ngebut di Kelasnya

IKNPOS.ID - Produsen smartphone TECNO kembali meramaikan pasar dengan meluncurkan TECNO Camon...