Home Borneo Pemecah Ombak Dibangun untuk Atasi Pengikisan Pesisir Pantai di Kabupaten PPU
Borneo

Pemecah Ombak Dibangun untuk Atasi Pengikisan Pesisir Pantai di Kabupaten PPU

Share
Share

IKNPOS.ID – Penanganan abrasi dilakukan dengan melakukan pembangunan pemecah ombak sepanjang satu kilometer di wilayah RT 07 Kelurahan Tanjung Tengah, dari Pantai Corong hingga Muara Tunan, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur (Kaltim).

Pembangunan pemecah ombak sepanjang 3 km juga dilanjutkan sampai perbatasan Kelurahan Saloloang sepanjang tiga kilometer dengan material buis beton. Kelurahan juga bakal menanam 5.000 bakau (mangrove) sebagai upaya mitigasi pengikisan pantai dan pemulihan lingkungan.

“Abrasi terjadi sejak 2016 dan diperkirakan daratan yang hilang sekitar 80 meter dari bibir pantai,” kata Ketua RT 07 Kelurahan Tanjung Tengah, Ariyana Nur, Sabtu, 8 Februari 2025.

Informasi yang diperoleh, dari panjang garis pantai Kabupaten PPU sekitar 272 kilometer, selain di Kelurahan Tanjung Tengah, wilayah pesisir pantai Kelurahan Kampung Baru, Sungai Parit dan Nipah-Nipah, serta Desa Sesulu, Api-Api, dan Babulu Laut, juga mengalami abrasi.

Gelombang besar setiap tahun melanda pesisir pantai wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara menjadi penyebab utama terjadinya erosi pantai yang mengakibatkan daratan tergerus setiap tahun.

“Abrasi di wilayah RT 07 Kelurahan Tanjung Tengah cukup parah, terjadi air laut pasang makin tinggi, dan gelombang laut besar mengikis pohon di tepi pantai,” ungkap Ariyana.

Erosi pantai juga berdampak di RT 03 dan RT 05 di Kelurahan Tanjung Tengah, kendati kedua wilayah tersebut berada di area tinggi, kerap mengalami banjir rob dan tergenang akibat air laut pasang.

Selama ini, penahan abrasi di pesisir pantai Kelurahan Tanjung Tengah cuma pohon kelapa. Penahan abrasi ini hanya bertahan beberapa tahun saja dan kini hilang.

Pemkab PPU menanggapi serius masalah erosi ini. Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten PPU, Ali Musthofa, menangani masalah abrasi ini secara bertahap.

Menurut Ali, pada tahun ini dialokasikan dana dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Rp4,1 miliar untuk menangani abrasi di Kelurahan Tanjung Tengah.

Share
Related Articles
Tol Akses IKN Gratis Mudik 2026
Borneo

Tol IKN Seksi 3A-2 Percepat Akses Balikpapan–Samarinda ke Kawasan Pemerintahan Baru

IKNPOS.ID - Keberadaan Jalan Tol Ibu Kota Nusantara (IKN) Seksi 3A-2 mulai...

Borneo

Mengejutkan! Kaltim Siapkan 1.270 Ton Sampah per Hari Demi Listrik, Ini Rencana Besarnya

IKNPOS.ID - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) tengah menyiapkan pasokan sampah...

Borneo

Sorotan Ekonom soal IKN: Risiko Pemborosan hingga Usulan Kampus dan Alih Fungsi Infrastruktur

IKNPOS.ID - Proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) kembali menjadi topik hangat dalam...

Program bedah rumah Kaltim digeber, kuota naik jadi 3.000 unit. Jadwal dipercepat, Balikpapan jadi fokus utama pemerintah.
Borneo

Bedah Rumah Digeber! Kuota Melejit 3.000 Unit di Kaltim, Jadwal Maju—Balikpapan Jadi Sorotan

IKNPOS.ID - Pemerintah tancap gas mempercepat program bedah rumah di Kalimantan Timur....