“Kalau ada PKS, berarti tanahnya sudah tersedia, sudah form, sudah mempunyai atas tanahnya. HGB-nya sudah, pemanfaatannya juga sudah jelas,” jelas Basuki.
Basuki juga mengapresiasi partisipasi Unesa dalam pembangunan kampus di IKN. Ia menilai langkah ini akan membantu mempercepat pengembangan ibu kota baru Indonesia.
“Kerja sama ini menjadi semangat bersama untuk membangun IKN lebih cepat,” tuturnya.
Unesa akan Miliki 7 Kampus, IKN Jadi Lokasi Terbaru
Seperti yang disampaikan oleh Rektor Unesa, kampus yang dikenal dengan slogan “Rumah Para Juara” ini akan memiliki total tujuh kampus. Saat ini, lima kampus Unesa sudah beroperasi di berbagai wilayah:
- Unesa Kampus Ketintang, Surabaya
- Unesa Kampus Lidah Wetan, Surabaya
- Unesa Kampus Tambaksari, Surabaya
- Unesa Kampus Sidoarjo
- Unesa Kampus Magetan
Selain itu, kampus keenam juga akan dibangun di Pacet, Mojokerto. Kampus ini dirancang khusus untuk program studi terkait peternakan.
Kampus ketujuh Unesa, yang akan dibangun di IKN, menjadi salah satu langkah strategis dalam mendukung pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia di ibu kota baru Indonesia.
Pembangunan kampus Unesa di IKN yang akan dimulai pada 2025 menandai langkah besar dalam investasi pendidikan di ibu kota baru.
Dengan lokasi yang strategis, hanya 3,5 km dari Istana Negara, serta nilai investasi awal Rp 1,25 triliun, Unesa menunjukkan komitmennya untuk mendukung pengembangan IKN.
Dengan terjalinnya kerja sama antara Unesa dan OIKN, pembangunan IKN semakin menunjukkan progres positif, memastikan bahwa ibu kota masa depan ini tidak hanya menjadi pusat pemerintahan, tetapi juga pusat pendidikan dan inovasi.