Home Pemerintahan Ogah Pindah! DPR Usul Tetap Ngantor di Jakarta daripada di IKN, Bangun Gedung Nusantara Belum Mendesak
Pemerintahan

Ogah Pindah! DPR Usul Tetap Ngantor di Jakarta daripada di IKN, Bangun Gedung Nusantara Belum Mendesak

Share
Ilustrasi lomba desain gedung DPR di IKN
Share

IKNPOS.ID – Anggota Komisi V DPR, Sudjatmiko, mengusulkan agar DPR tetap berkantor di Jakarta ketimbang pindah ke Ibu Kota Nusantara (IKN).

Usulan ini didasarkan pada instruksi Presiden Prabowo Subianto yang meminta semua lembaga dan kementerian melakukan efisiensi anggaran untuk memprioritaskan kebutuhan publik. Menurut Sudjatmiko, pembangunan gedung DPR di IKN dinilai tidak efisien dan memakan biaya besar.

Sudjatmiko mengusulkan agar gedung DPR di IKN hanya difungsikan sebagai kantor kesekretariatan, mirip dengan kantor Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI di daerah. “Dengan demikian, anggaran yang ada dapat dialihkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang lebih mendesak,” ujarnya kepada wartawan, Senin, 24 Februari 2025.

Legislator dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini menekankan bahwa masih banyak kebutuhan dasar masyarakat yang belum terpenuhi, seperti pembangunan jalan, rumah layak huni, sanitasi, dan toilet bersih.

“Kami meminta Menteri Pekerjaan Umum (PU) untuk fokus menyelesaikan rencana kerja tahun 2025 yang belum rampung, dengan tetap memperhatikan prinsip efisiensi anggaran,” katanya.

Gedung DPR di IKN Belum Mendesak

Meskipun kompleks DPR/MPR RI di Jakarta sudah padat, Sudjatmiko menilai anggaran pembangunan gedung baru di IKN lebih baik dialihkan untuk pembangunan infrastruktur yang langsung bermanfaat bagi masyarakat. Menurutnya, pembangunan gedung DPR di IKN saat ini belum mendesak, mengingat masih banyak kebutuhan infrastruktur lain yang lebih penting.

“Kalau dalam situasi normal di mana tidak ada efisiensi besar-besaran dari pemerintah, silakan saja pembangunan gedung parlemen dan gedung lainnya di IKN digenjot. Tetapi kalau ada keterbatasan anggaran, baiknya dibuat skala prioritas,” ujarnya.

Sudjatmiko juga mengkritik wacana Menteri PU yang berencana mengubah desain gedung DPR di IKN dengan merujuk pada layanan pencarian digital seperti Google. Menurutnya, hal ini terkesan mengada-ada dan tidak efisien. “Kalau mau mengubah desain, baiknya konsultasi ke Setjen DPR atau anggota DPR sebagai pengguna. Ini kok malah merujuk pada Google,” tandasnya.

Instruksi Presiden Tentang Efisiensi Anggaran

Efisiensi anggaran ini sejalan dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi dalam Pelaksanaan APBN dan APBD Tahun Anggaran 2025. Inpres ini menginstruksikan pemangkasan anggaran kementerian dan lembaga (K/L) untuk meningkatkan efisiensi belanja negara.

Share
Related Articles
Pembangunan Jalan Pintar IKN 2026
Pemerintahan

Proyek Jalan West Residence IKN Capai 65,85 Persen

IKNPOS.ID - Pembangunan infrastruktur di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) terus menunjukkan...

Layanan Transportasi Bandara Sepinggan IKN
Pemerintahan

Bandara Sepinggan Resmikan Zona Transportasi Publik, Akses ke IKN Kini Makin Cepat dan Terintegrasi

IKNPOS.ID - Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan memperkuat posisinya...

Pembangunan Jalan Pintar IKN 2026
Pemerintahan

Progres Tembus 70 Persen, Jalan Pintar di Hunian Pekerja IKN Rampung Juli 2026

IKNPOS.ID – Pembangunan infrastruktur di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota...

calon tamtama
Pemerintahan

Resmi Dibuka! Rekrutmen Bintara & Tamtama Polri 2026: Cara Daftar, Syarat, dan Tips Lolos Seleksi

IKNPOS.ID - Impian menjadi bagian dari Korps Bhayangkara kini di depan mata!...