Catatan Dahlan Iskan

Miskin Bermartabat

Share
Share

“Sekitar 50 orang yang jumatan ” ujar Gus pemandu.

Saya pilih kembali ke Makelle. Jumatan di kota itu. Waktu saya harus dihemat. Dalam perjalanan kembali ke Makelle saya minta izin ke sopir: tidak lagi duduk di depan. Kursinya terlalu tegak. Tidak bisa disandarkan. Sedikit saja sekali pun.

Saya pun menggeletakkan badan di kursi tengah. Tas merah sebagai bantalnya. (Dahlan Iskan)

 

Share
Related Articles
Catatan Dahlan Iskan

Bandit Sosial

Catatan Dahlan Iskan

Catatan Dahlan Iskan

Kelapa Gading

Catatan Dahlan Iskan

Catatan Dahlan Iskan

VVIP Selamanya?

Catatan Dahlan Iskan

Catatan Dahlan Iskan

Istana Garuda

Catatan Dahlan Iskan