Home Pemerintahan Bangun Hunian Hingga Jalan di IKN, Pemerintah Buka Peluang Investasi Rp130 Triliun dengan Skema KPBU
Pemerintahan

Bangun Hunian Hingga Jalan di IKN, Pemerintah Buka Peluang Investasi Rp130 Triliun dengan Skema KPBU

Share
Kepala OIKN Basuki Hadimuljono menjelaskan soal rumah jabatan tambahan untuk Menteri di IKN. Foto: IST
Share

IKNPOS.ID – Pemerintah melalui Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) resmi membuka peluang investasi dengan skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) untuk pembangunan IKN dengan total nilai mencapai Rp130 triliun pada tahun ini.

Kepala OIKN, Basuki Hadimuljono, menjelaskan bahwa skema KPBU ini difokuskan untuk pembangunan sektor hunian, jalan, serta sistem multi utility tunnel (MUT).

  • “Kalau untuk KPBU yang hunian sekitar Rp60 triliun. Kemudian proyek jalan dan MUT ada Rp70 triliun,” ujar Basuki saat ditemui di Kantor Kementerian Pekerjaan Umum.

Dengan skema ini, pemerintah berharap dapat menarik lebih banyak investor untuk mempercepat pembangunan IKN dan menciptakan lingkungan yang berkelanjutan serta modern.

Mekanisme Investasi: Konsesi 10-12 Tahun

Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi OIKN, Agung Wicaksono, menambahkan bahwa badan usaha yang tertarik untuk berinvestasi di IKN akan diberikan masa konsesi antara 10 hingga 12 tahun.

Masa konsesi ini dihitung berdasarkan pinjaman yang akan digunakan oleh badan usaha. Sementara itu, skema pengembalian investasi akan dilakukan melalui dua metode, yaitu:

  1. User Charge – Biaya yang dikenakan kepada pengguna fasilitas yang dibangun.
  2. Availability Payment – Dukungan dari pemerintah untuk memastikan kelangsungan proyek.
  • “Jadi pengembalian investasinya bisa disandarkan pada dua skema, user charge dan availability payment,” jelas Agung.

Gelombang Investasi KPBU untuk Hunian Senilai Rp60,93 Triliun

Salah satu fokus utama investasi KPBU adalah pembangunan hunian, baik vertikal maupun rumah tapak. Gelombang investasi ini telah mengantongi komitmen sebesar Rp60,93 triliun dari berbagai perusahaan.

Berikut rincian komitmen investasi di sektor hunian:

  • PT Intiland Development Tbk. (DILD) – Membangun 109 unit rumah tapak dan 41 tower apartemen dengan nilai investasi Rp33 triliun.
  • PT Nindya Karya – Pembangunan 8 tower apartemen senilai Rp2,6 triliun.
  • PT Perintis Triniti Properti Tbk. (TRIN) – Berinvestasi di sektor hunian.
  • Truba Group – Membangun 8 tower apartemen dengan nilai investasi Rp2,5 triliun.
  • IJM-CHEC (Malaysia) – Membangun 20 tower apartemen dengan total investasi Rp13,4 triliun.
  • Maxim Global Berhad (Malaysia) – Membangun 10 tower apartemen dengan investasi Rp4,4 triliun.
  • PT Ciputra Nusantara – Pembangunan 10 tower apartemen dan 20 unit rumah tapak dengan nilai investasi mencapai Rp5 triliun.

Dampak dan Prospek Investasi KPBU di IKN

Pemerintah optimis bahwa skema KPBU akan menjadi daya tarik bagi investor untuk berpartisipasi dalam pembangunan IKN.

Share
Related Articles
Istana Wakil Presiden Kini Masuk Tahap Final
Pemerintahan

Istana Wakil Presiden Kini Masuk Tahap Final, Tinggal Isi Interior

IKNPOS.ID - Pembangunan fisik Istana Wakil Presiden (Wapres) di kawasan Ibu Kota...

Pak Bas sebut Otorita IKN Fokus Selesaikan Hunian dan Kantor untuk ASN
Pemerintahan

Pak Bas: Otorita IKN Fokus Selesaikan Hunian dan Kantor untuk ASN

IKNPOS.ID - Ibu Kota Nusantara (IKN) terus berbenah. Otorita IKN (OIKN) kini...

Ini Alasan NU Rayakan 100 Tahun di IKN
Pemerintahan

Ini Alasan NU Rayakan 100 Tahun di IKN

IKNPOS.ID - Ribuan warga NU dari berbagai daerah memadati kawasan Kawasan Inti...

Pemerintahan

Investor Jepang Kepincut IKN! 34 Perusahaan Datang Langsung, Peluang Investasi Berkelanjutan Makin Terbuka

IKNPOS.ID - Puluhan pelaku usaha dari Jepang datang langsung ke kawasan inti...