Home Pemerintahan Anggaran Infrastruktur Dipangkas, Mimpi Prabowo Ngantor di IKN 2028 Terancam Gagal
Pemerintahan

Anggaran Infrastruktur Dipangkas, Mimpi Prabowo Ngantor di IKN 2028 Terancam Gagal

Share
Share

IKNPOS.ID – Presiden terpilih Prabowo Subianto dipastikan akan memangkas anggaran infrastruktur yang dikucurkan ke Kementerian Pekerjaan Umum (PU) sebesar Rp81 triliun pada tahun 2025.

Dengan pemangkasan ini, anggaran belanja infrastruktur yang sebelumnya telah disepakati sebesar Rp110,95 triliun kini hanya tersisa Rp29,95 triliun.

Dampak Pemangkasan Anggaran terhadap Pembangunan IKN

Pengamat tata kota dari Universitas Trisakti, Nirwono Joga, menyebut bahwa kebijakan ini akan berdampak signifikan terhadap laju pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Menurutnya, Kementerian PU dan Badan Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) akan menjadi dua institusi yang terkena efisiensi anggaran paling besar.

“Kementerian PU dan OIKN akan banyak terpangkas efisiensi anggaran 2025. Alhasil, pembangunan IKN dipastikan akan melambat,” ujar Nirwono.

Lebih lanjut, Nirwono memproyeksikan bahwa rencana Presiden Prabowo berkantor di IKN pada 2028 kemungkinan besar akan molor.

Pasalnya, dengan terbatasnya anggaran, pembangunan kawasan legislatif dan yudikatif sebagai pendukung utama IKN akan mengalami hambatan.

“Target pembangunan kota akan mundur, termasuk rencana Presiden berkantor pada 2028. Artinya, Presiden kemungkinan besar akan tetap berkantor di Jakarta hingga akhir masa jabatannya pada 2029,” tambahnya.

Upaya Pemerintah Menggaet Investasi Swasta

Selain itu, Nirwono juga menyoroti tugas berat pemerintah dalam menarik investasi swasta, baik dari dalam maupun luar negeri.

Sebelumnya, Prabowo menyatakan keinginannya agar pembangunan infrastruktur lebih banyak dibiayai oleh sektor swasta.

Namun, menarik investor untuk berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur bukanlah perkara mudah.

“Kementerian terkait investasi harus mampu menarik sektor swasta dalam dan luar negeri untuk membiayai pembangunan infrastruktur dan IKN. Meskipun tidak akan mudah mengajak investor swasta tersebut,” pungkasnya.

Pemangkasan Anggaran Ganggu Proyek Nasional

Wakil Menteri PU, Diana Kusumastuti, juga mengakui bahwa pemangkasan anggaran ini akan mengganggu berbagai proyek pembangunan nasional.

Share
Related Articles
OIKN serap aspirasi warga delineasi
Pemerintahan

Otorita IKN Serap Aspirasi Warga Delineasi Lewat Safari Ramadhan: Air Bersih Jadi Fokus

IKNPOS.ID - Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) memanfaatkan momentum suci Ramadhan untuk...

Sistem pertahanan keamanan IKN Nusantara
Pemerintahan

IKN Jadi Benteng Pertahanan Masa Depan: Kemenko Polkam Perkuat Sistem Keamanan dan Siber

IKNPOS.ID - Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) tidak hanya berfokus pada kemegahan...

Negara Pemilik Teknologi Tercanggih di Eropa Ini Akhirnya Masuk IKN
Pemerintahan

Negara Pemilik Teknologi Tercanggih di Eropa Ini Akhirnya Masuk IKN

IKNPOS.ID - Ibu Kota Nusantara (IKN) kembali menarik perhatian dunia internasional. Kali...

IKN Nusantara kerja sama Austria, investasi teknologi di Ibu Kota Nusantara, kerja sama smart city IKN Indonesia, pembangunan kota masa depan Nusantara, peluang investasi asing di IKN, teknologi smart city Austria Indonesia, pembangunan ibu kota baru Indonesia Nusantara, kolaborasi internasional pembangunan IKN,
Pemerintahan

IKN Jadi Sorotan Dunia: Austria Tertarik Bangun Smart City dan Teknologi Kota Masa Depan di Nusantara

IKNPOS.ID - Ibu Kota Nusantara (IKN) kembali menjadi perhatian dunia internasional. Perwakilan...