Home News TNI AD Bentuk 23 Satuan Batalyon Teritorial Pembangunan di IKN, Ini Tugas Utamanya
News

TNI AD Bentuk 23 Satuan Batalyon Teritorial Pembangunan di IKN, Ini Tugas Utamanya

Share
TNI AD Bentuk 23 Satuan Batalyon Teritorial Pembangunan di IKN, Ini Tugas Utamanya
TNI AD Bentuk 23 Satuan Batalyon Teritorial Pembangunan di IKN, Ini Tugas Utamanya--
Share

IKNPOS.ID – TNI Angkatan Darat (TNI AD) merencanakan membentuk 23 satuan Batalyon Teritorial Pembangunan (BTP) di Ibu Kota Nusantara (IKN) Kalimantan Timur.

Tujuan utama dari pembentukan ini adalah untuk mendukung pembangunan dan menjamin keamanan IKN.

Proses ini merupakan salah satu langkah signifikan dalam realisasi visi pembangunan nasional, terutama dalam meningkatkan swasembada pangan.

Batalyon Teritorial Pembangunan ini akan terdiri dari 3 satuan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), 18 satuan di Kawasan Ibu Kota Nusantara (KIKN), dan 2 satuan di wilayah penyangga IKN.

“Pembentukan satuan baru ini merupakan salah satu rencana strategis yang ditargetkan dapat terealisasi tahun 2025 ini,” ujar Kepala Penerangan Kodam VI Mulawarman Kolonel Kavaleri Kristiyanto belum lama ini.

Semua satuan ini akan berlokasi di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) 1. selain di IKN, TNI AD juga akan membentuk BTP di beberapa lokasi lain di Kalimantan. Seperti Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara; Hulu Sungai Selatan; dan Tanah Bumbu di Kalimantan Selatan1.

Jenis-Jenis Batalyon Teritorial Pembangunan

  • Zenith Battalion Support Combat Unit
  • 2 Batalyon Zeni Tempur (ZIPUR) Banjarbaru, Kalimantan Selatan
  • 1 ZIPUR di Integrated Knowledge Base (IKB)
  • 1 Batalyon Arhanud IKN
  • 1 Batalyon Kesehatan di Balikpapan

Menurut Kristiyanto, personel yang akan mengisi satuan-satuan Batalyon TP saat ini masih dalam perencanaan. Jumlahnya belum ditentukan.

“Beberapa alternatif masih belum diputuskan.Apakah akan diisi oleh personel baru atau personel organik dari satuan yang sudah ada,” papar Kristiyanto.

Kerjasama dengan Kementerian Pertanian

Kodam VI Mulawarman bekerja sama dengan Kementerian Pertanian Republik Indonesia untuk menjalankan peran strategis dalam mendukung program unggulan swasembada pangan tahun 2025.

Program ini meliputi kegiatan cetak sawah, optimasi lahan (OPLAH), dan luas tambah tanam (LTT)1.

Program cetak sawah merupakan kegiatan mengubah lahan tidak produktif menjadi lahan yang bisa ditanami padi.

Share
Related Articles
News

Tambak dan UMKM Pesisir Jadi Andalan Penguatan Ekonomi IKN

IKNPOS.ID - Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) tidak hanya berfokus pada infrastruktur...

Iran umumkan Ali Khamenei syahid
News

Pemerintah Iran Umumkan Ali Khamenei ‘Syahid’ Usai Kediamannya Luluh Lantak Dihantam 30 Bom

IKNPOS.ID – Pemerintah Republik Islam Iran akhirnya mengakhiri spekulasi global dengan mengonfirmasi...

News

Cak Imin: Kesehatan Mental Harus Jadi Agenda Strategis Nasional

Menko PM Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menegaskan, isu kesehatan mental perlu...

Jemaah Haji Indonesia
News

Saudi Perketat Aturan Umrah Ramadan, Kemenhaj Minta PPIU Patuh pada Paket Resmi

Pemerintah Arab Saudi mengeluarkan imbauan khusus bagi jemaah umrah pada puncak Ramadan...