Home Pemerintahan Rumah Prabowo Tak Boleh Pakai Lahan Persawahan
Pemerintahan

Rumah Prabowo Tak Boleh Pakai Lahan Persawahan

Share
Penampakan Rumah Prabowp merupakan Program 3 juta di pemerintahan Prabowo Subianto. Foto : tangkapan layar/IKN
Share

IKNPOS.ID – Program 3 juta rumah atau dikenal rumah Prabowo mulai direalisasikan. Rumah Prabowo khusus bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dibangun sudah dibangun di wilayah Jawa Timur (Jatim). Rumah Prabowo juga dibangun di wilayah Tangerang, Banten.

Presiden Prabowo Subianto melarang program 3 juta rumah memakai lahan produktif seperti persawahan dan perumahan.

Wakil Menteri (Wamen) Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Fahri Hamzah mengakui, program 3 juta rumah membutuhkan lahan yang tidak sedikit.

Namun demikian, Prabowo melarang pemenuhan kebutuhan lahan dilakukan lewat alih fungsi lahan produktif atau area persawahan.

Karena itu, Fahri memastikan program 3 juta rumah tidak menggunakan tanah produktif.

“Presiden sudah melarang kita untuk memakai persawahan untuk rumah,” kata Fahri dalam Seminar Sustainable Housing, Building and Cities in Indonesia di Jakarta, Selasa 14 Januari 2024.

Alih fungsi lahan persawahan menjadi perumahan sangat tidak dianjurkan karena dalam pemerintahannya Probowo juga memprioritaskan swasembada pangan.

Terlebih, pembangunan perumahan di atas lahan sawah berbahaya karena mengandung unsur hara yang tinggi. Lahan persawahan cenderung lunak, ketika bencana gempa terjadi dengan 7 skala richter maka rumah tersebut akan rusak parah.

Unsur hara pada lahan persawahan itu hampir selutut orang dewasa sehigga sangat berbahaya jika dibangun perumahan.

“Sawah itu selutut kita ini adalah tanah unsur hara. Itu lembek sekali. Sehingga kalau ada gempa misalnya 7 skala richter (SR) hilang itu hampir semua rumah,” tukas Fahri.

Atas dasar dua alasan tersebut, maka rumah Prabowo dilarang dibangun di lahan persawahan.

Fahri berharap investor tak ragu untuk turut serta dalam menyukseskan program 3 juta rumah atau dikenal rumah Prabowo.

Pihaknya akan melakukan percepatan pengadaan lahan program 3 juta rumah dan menjamin legalitasnya.

“Kita akan mempercepat persoalan pertanahan, kepemilikan izin pertanahan. Kita akan percepat supaya proses investasi di sektor rumah akan berjalan dengan cepat,” tukas Fahri.

Share
Related Articles
Pembangunan Jalan Pintar IKN 2026
Pemerintahan

Proyek Jalan West Residence IKN Capai 65,85 Persen

IKNPOS.ID - Pembangunan infrastruktur di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) terus menunjukkan...

Layanan Transportasi Bandara Sepinggan IKN
Pemerintahan

Bandara Sepinggan Resmikan Zona Transportasi Publik, Akses ke IKN Kini Makin Cepat dan Terintegrasi

IKNPOS.ID - Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan memperkuat posisinya...

Pembangunan Jalan Pintar IKN 2026
Pemerintahan

Progres Tembus 70 Persen, Jalan Pintar di Hunian Pekerja IKN Rampung Juli 2026

IKNPOS.ID – Pembangunan infrastruktur di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota...

calon tamtama
Pemerintahan

Resmi Dibuka! Rekrutmen Bintara & Tamtama Polri 2026: Cara Daftar, Syarat, dan Tips Lolos Seleksi

IKNPOS.ID - Impian menjadi bagian dari Korps Bhayangkara kini di depan mata!...