IKNPOS.ID – Setelah sebelumnya terputus akibat longsor, ruas Jalan Semoi Dua – Samboja di Kilometer 9,5 kini kembali dapat dilalui kendaraan dari dua arah.
Namun, proses perapihan dan pemasangan rambu-rambu jalan masih berlangsung untuk memastikan keselamatan pengguna jalan.
Wakil Direktur Lalu Lintas (Wadirlantas) Polda Kalimantan Timur (Kaltim), AKBP Roni Mustafa, mengungkapkan bahwa pihaknya menerapkan sistem buka-tutup untuk mengatur kelancaran lalu lintas.
“Kami bekerja sama dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Dinas Perhubungan untuk mengatur arus kendaraan,” ujar AKBP Roni Mustafa.
Meskipun arus lalu lintas berjalan lancar, kendaraan besar seperti truk atau kendaraan roda enam diimbau untuk mencari jalur alternatif. Hal ini mengingat adanya batasan beban maksimal hingga 20 ton dan lebar kendaraan tidak lebih dari empat meter.
“Kami mengimbau kendaraan besar untuk menggunakan jalur alternatif demi menghindari potensi kecelakaan,” tegasnya.
AKBP Roni Mustafa juga mengingatkan bahwa kondisi geografis Kalimantan Timur yang rawan longsor menjadi tantangan tersendiri dalam menjaga keselamatan pengendara.
“Kami menempatkan petugas dari Polres Kukar untuk memantau situasi dan bekerja sama dengan pihak terkait, seperti Dinas Perhubungan dan Dinas Pekerjaan Umum, untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas,” tambahnya.
Perbaikan ruas jalan ini dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kaltim.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.4 Satker Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah 1 Provinsi Kaltim, Sentot Wijayanto, menyebutkan bahwa penanganan sementara mencakup perkuatan lereng, perapihan kemiringan tebing, serta pemasangan cerucuk dan sandbag.
“Perakitan jembatan bailey telah selesai dan dipasang pada Minggu 29 Desember 2024 pukul 03.00 WITA,” ungkap Sentot Wijayanto.
Selain itu, penguatan bahu jalan dengan agregat juga dilakukan untuk mengurangi risiko kendaraan tergelincir. Proses perbaikan masih berlanjut, termasuk perapihan panel atas dan pemasangan rambu-rambu.