Home Arsitektur IKN Lelang Pembangunan Rusun untuk Masyarakat Terdampak IKN Rampung, Nilai Kontrak Rp 90 Miliar
Arsitektur IKN

Lelang Pembangunan Rusun untuk Masyarakat Terdampak IKN Rampung, Nilai Kontrak Rp 90 Miliar

Share
Progres pembangunan Rusun Paspampres di IKN, Kaltim telah mencapai 84 persen.Foto: IST
Share

IKNPOS.ID – Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) akan merelokasi masyarakat terdampak pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) ke rumah susun (rusun) sebagai bagian dari program Penanganan Dampak Sosial Kemasyarakatan (PDSK).

Relokasi ini terkait ganti rugi atas lahan bermasalah seluas 2.086 hektare (ha) di kawasan pembangunan.

Plt Deputi Sarana dan Prasarana Otorita IKN, Danis H Sumadilaga, mengonfirmasi bahwa proses relokasi masyarakat akan segera dimulai setelah proyek pembangunan rumah susun rampung.

Ia menyebut lelang pembangunan rusun tersebut telah selesai dengan nilai kontrak sebesar Rp 90 miliar.

“Coba saya cek dulu, yang Rp 90 miliar (kalau tidak salah),” ujar Danis.

Proyek pembangunan rusun ini bernama Pembangunan Rumah Susun bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Lokasinya berada di Desa Bumi Harapan, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

Lelang proyek ini diumumkan pada 25 Desember 2024 dan dimenangkan oleh PT Adhi Persada Gedung dengan harga penawaran Rp 90 miliar, yang juga tercatat sebagai harga terkoreksi.

Sebelumnya, pagu anggaran yang dialokasikan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk proyek ini adalah Rp 104,03 miliar, sementara Harga Perkiraan Sendiri (HPS) tercatat sebesar Rp 102,07 miliar.

Rusun ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang terdampak proyek IKN.

Langkah ini merupakan tindak lanjut dari program Penanganan Permasalahan Penguasaan Tanah Aset Dalam Penguasaan OIKN (P3T ADP OIKN), yang sebelumnya diumumkan pada akhir 2024.

Program ini mencakup pemetaan, verifikasi lapangan, penilaian tanah, hingga pemberian penggantian nilai tanah dan tanaman tumbuh kepada masyarakat.

Deputi Bidang Perencanaan dan Pertanahan Otorita IKN, Mia Amalia, menjelaskan bahwa pelaksanaan tahap akhir ini dilakukan untuk pembangunan jalan tol Segmen 6A dan 6B di IKN.

“Proses ini telah melalui banyak tahap, mulai dari pemetaan, verifikasi, penilaian tanah, hingga pemberian penggantian kepada masyarakat yang terdampak,” ujar Mia dalam keterangan tertulis pada 19 Desember 2024.

Share
Related Articles
Penerbangan Samarinda Kuala Lumpur
Arsitektur IKN

Bandara VVIP IKN Sempat Banjir 40 Cm, Kemenhub Siagakan 12 Pompa Air Sambil Tunggu Drainase Rampung

IKNPOS.ID - Bandara VVIP di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), yang terletak...

Arsitektur IKN

Tak Kena Efisiensi, Pembangunan Legislatif dan Yudikatif IKN Tetap Prioritas, Desain Tunggu Arahan Presiden

IKNPOS.ID - Pembangunan kawasan pemerintahan di Ibu Kota Nusantara (IKN) terus berlanjut...

Arsitektur IKN

Polresta IKN Segera Dibangun di Kawasan Inti Pemerintahan, Basuki: Semua Harus Satu Komando

IKNPOS.ID - Pembangunan di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) terus bergerak maju....