Home Properti Estimasi Biaya hingga Tips Hemat Bangun Rumah Minimalis: Perhatikan Perhitungan Tenaga Kerja!
Properti

Estimasi Biaya hingga Tips Hemat Bangun Rumah Minimalis: Perhatikan Perhitungan Tenaga Kerja!

Share
Rumah Minimalis Tipe 36 Solusi Nyaman & Terjangkau untuk Pasangan Baru--
Share

IKNPOS.ID – Memiliki rumah adalah impian banyak orang, karena rumah merupakan salah satu aset paling berharga yang dimiliki seseorang.

Rumah bisa diperoleh dengan berbagai cara, seperti membelinya dari pengembang dengan memanfaatkan fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR) atau dengan membayar secara tunai.

Namun, ada juga pilihan untuk membangun rumah sendiri setelah memiliki tanah.

Membangun rumah dari nol tentu membutuhkan perencanaan matang. Dari perhitungan biaya material hingga tenaga kerja, semua aspek perlu diperhatikan.

Artikel ini mengulas langkah-langkah membangun rumah minimalis, mulai dari pengertian, estimasi biaya, hingga kiat membangun rumah hemat biaya namun tetap nyaman.

Apa yang Dimaksud dengan Rumah Minimalis?

Konsep rumah minimalis terinspirasi dari ajaran Zen asal Jepang. Filosofi Zen menekankan harmoni antara tubuh dan pikiran, yang diwujudkan melalui kesederhanaan serta menyatu dengan alam. Rumah minimalis mencerminkan kesederhanaan tersebut, baik dari desain maupun fungsi.

Dengan mengusung desain simpel, rumah minimalis tidak hanya memberikan estetika modern, tetapi juga efisiensi dalam penggunaan ruang dan material.

Estimasi Biaya Membangun Rumah Minimalis

Berikut ini adalah estimasi biaya membangun rumah minimalis tipe 21/60, yakni rumah dengan luas bangunan 21 m² di atas tanah seluas 60 m².

Simulasi ini mencakup pembelian tanah, konstruksi bangunan, hingga biaya tambahan.

1. Biaya Membeli Tanah

Harga tanah sangat bervariasi tergantung lokasi. Misalnya, jika harga tanah di daerah tertentu adalah Rp2.000.000/m², maka biaya tanah seluas 60 m² adalah:

Rp2.000.000 x 60 = Rp120.000.000

2. Biaya Membangun Rumah

Ada tiga sistem pembayaran tenaga kerja:

  • Sistem Harian: Biaya per hari sekitar Rp100.000–Rp150.000.
  • Borongan Jasa: Biaya sekitar Rp600.000–Rp800.000 per m², hanya mencakup jasa.
  • Borongan Penuh: Biaya mencakup jasa dan material, sekitar Rp3.000.000–Rp5.000.000 per m².

Jika memilih sistem borongan penuh dengan biaya Rp3.000.000/m², maka biaya membangun rumah tipe 21 adalah:

  • 21 x Rp3.000.000 = Rp63.000.000

3. Biaya Tambahan

Share
Related Articles
Properti

Pemerintah Bangun Rusun MBR di Kawasan Inti IKN, Siapkan 65 Unit Hunian untuk Warga Terdampak

IKNPOS.ID - Pemerintah pusat melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) mulai...

Hunian ASN 4 Ibu Kota Nusantara.
Properti

Otorita IKN Kebut Penyelesaian Hunian dan Kantor ASN, Pemerintahan Mulai Aktif Bertahap 2026

IKNPOS.ID - Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) memacu penyelesaian hunian dan perkantoran...

Desain Istana Wapres
Properti

Rampung 100%! Menengok Megahnya Istana Wakil Presiden di IKN yang Berkonsep ‘Ibu’

IKNPOS.ID - Ibu Kota Nusantara (IKN) kembali menorehkan pencapaian besar. Setelah Istana...

Properti

Satgas Perumahan: Tahun 2026 Bakal Jadi Awal Kebangkitan Industri Properti

IKNPOS.ID - Anggota Satgas Perumahan Panangian Simanungkalit mengungkapkan optimismenya bahwa tahun 2026...