IKNPOS.ID – Dengan manfaatkan Sungai Talake sebagai sumber air baku di perbatasan dua kabupaten, Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), membangun sistem penyediaan air minum (SPAM) regional.
Rencana yang akan direalisasikan pada 2025 ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat. Menurut Direktur Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Danum Taka Kabupaten PPU, Abdul Rasyid, pembangunan SPAM tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.
“Pembangunan SPAM juga bisa mendorong pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” kata Abdul, Senin, 9 Desember 2024.
SPAM regional memanfaatkan Sungai Talake sebagai air baku tersebut dibangun di perbatasan antara Kecamatan Babulu, Kabupaten PPU dan Kecamatan Longkali, Kabupaten Paser.
“SPAM regional ditargetkan dapat terselesaikan dengan cepat agar manfaat bisa dirasakan langsung masyarakat kedua kabupaten,” ujarnya.
SPAM Regional Sungai Telake menjadi solusi jangka panjang untuk memenuhi kebutuhan air bersih di wilayah perbatasan antara Kabupaten PPU dan Kabupaten Paser itu.
Pemerintah Kabupaten PPU mengalokasikan dana lebih kurang Rp40 miliar untuk pembangunan SPAM regional, serta untuk pembangunan interkoneksi antara Kecamatan Waru dan Kecamatan Babulu.
Kemudian memperluas pelayanan air bersih hingga ke sejumlah desa di wilayah Kecamatan Babulu, karena saat ini hanya mampu mengaliri air di Desa Babulu Laut dan Darat.
“Masih ada 10 desa di Kecamatan Babulu belum terjangkau oleh air bersih, jadi juga diperluas cakupan pelayanan air bersih ini,” katanya.
Proyek pembangunan SPAM regional tersebut melalui kesepakatan bersama antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Kabupaten Paser dan Kabupaten Penajam Paser Utara.