Meski menjadi yang tertinggi di Kaltim, Zulkifli menegaskan bahwa tantangan tetap ada dalam implementasi UMK.
Perusahaan-perusahaan diharapkan dapat mematuhi kewajiban ini tanpa mengorbankan tenaga kerja atau efisiensi operasional.
“Kami terus memantau dan memastikan seluruh perusahaan mematuhi ketentuan UMK 2025 ini. Hal ini penting untuk menjaga keseimbangan antara kesejahteraan pekerja dan keberlangsungan usaha,” tutupnya.
Dengan penetapan UMK tertinggi ini, Kabupaten Berau diharapkan menjadi contoh bagi daerah lain dalam memberikan kesejahteraan bagi pekerja, sekaligus menjaga iklim investasi yang sehat di Kalimantan Timur.
Page 2 of 2