Home Pemerintahan Syarat Wajib Pelaku UMKM Jika Ingin Terbebas Pajak di IKN: Nilai Investasi Minimal Rp10 Miliar
Pemerintahan

Syarat Wajib Pelaku UMKM Jika Ingin Terbebas Pajak di IKN: Nilai Investasi Minimal Rp10 Miliar

Share
Share

IKNPOS.ID – Pemerintah secara resmi memberikan insentif pembebasan pajak bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang beroperasi di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Kebijakan ini diatur melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 12 Tahun 2023 dan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 28 Tahun 2024.

Dengan kebijakan ini, UMKM yang memenuhi persyaratan akan dibebaskan dari Pajak Penghasilan (PPh) Final dengan tarif 0%, yang berarti para pelaku usaha tidak perlu membayar PPh sama sekali.

“Dalam rangka mendorong investasi, memberikan kepastian hukum, dan mendukung pertumbuhan UMKM di kawasan Ibu Kota Nusantara, pelaku UMKM di IKN bisa menikmati PPh Final 0%,” demikian pernyataan resmi Investor Relations Otorita IKN (OIKN) melalui akun Instagram, @investnusantara.

Persyaratan UMKM Penerima Insentif Pajak 0 Persen

Insentif ini berlaku hanya bagi UMKM yang memenuhi persyaratan berikut:

  1. Lokasi Operasi: Beroperasi di kawasan IKN, baik berdomisili maupun memiliki cabang di wilayah tersebut.
  2. Registrasi: Terdaftar di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) IKN atau memiliki identitas perpajakan di wilayah usaha.
  3. Investasi Minimal: Melakukan investasi minimal Rp 10 miliar di wilayah IKN.
  4. Kualifikasi UMKM: Ditentukan oleh instansi berwenang.
  5. Waktu Pengajuan: Permohonan insentif harus diajukan paling lambat tiga bulan sejak investasi dilakukan.

Kewajiban UMKM Penerima Insentif

UMKM yang mendapatkan insentif ini tetap memiliki sejumlah kewajiban, yaitu:

  • Pembukuan: Menyelenggarakan pembukuan atau pencatatan terpisah untuk usaha di IKN.
  • Pelaporan Tahunan: Menyampaikan laporan tahunan terkait realisasi investasi dan omzet bruto.
  • Kepatuhan Pajak Lainnya: Memenuhi kewajiban perpajakan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Dukungan bagi Pertumbuhan Ekonomi

Kebijakan pembebasan pajak ini diharapkan mendorong investasi dan mempercepat pertumbuhan sektor UMKM di IKN.

Selain itu, langkah ini juga memberikan kepastian hukum dan menarik minat pelaku usaha untuk berkontribusi dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara.

Share
Related Articles
OIKN serap aspirasi warga delineasi
Pemerintahan

Otorita IKN Serap Aspirasi Warga Delineasi Lewat Safari Ramadhan: Air Bersih Jadi Fokus

IKNPOS.ID - Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) memanfaatkan momentum suci Ramadhan untuk...

Sistem pertahanan keamanan IKN Nusantara
Pemerintahan

IKN Jadi Benteng Pertahanan Masa Depan: Kemenko Polkam Perkuat Sistem Keamanan dan Siber

IKNPOS.ID - Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) tidak hanya berfokus pada kemegahan...

Negara Pemilik Teknologi Tercanggih di Eropa Ini Akhirnya Masuk IKN
Pemerintahan

Negara Pemilik Teknologi Tercanggih di Eropa Ini Akhirnya Masuk IKN

IKNPOS.ID - Ibu Kota Nusantara (IKN) kembali menarik perhatian dunia internasional. Kali...

IKN Nusantara kerja sama Austria, investasi teknologi di Ibu Kota Nusantara, kerja sama smart city IKN Indonesia, pembangunan kota masa depan Nusantara, peluang investasi asing di IKN, teknologi smart city Austria Indonesia, pembangunan ibu kota baru Indonesia Nusantara, kolaborasi internasional pembangunan IKN,
Pemerintahan

IKN Jadi Sorotan Dunia: Austria Tertarik Bangun Smart City dan Teknologi Kota Masa Depan di Nusantara

IKNPOS.ID - Ibu Kota Nusantara (IKN) kembali menjadi perhatian dunia internasional. Perwakilan...