IKNPOS.ID – Pilkada Serentak 2024 di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) telah selesai dan kini masih dalam tahap rekapitulasi perhitungan suara di KPU. Hasil rekapitulasi KPU secara resmi akan diumumkan pada 15 Desember 2024 mendatang.
Siapa pun nanti yang terpilih sebagai Gubernur Kaltim, Penjabat Gubernur Kaltim Akmal Malik berpesan agar pemerintah tidak hanya fokus kepada sumber daya alam (SDA) tetapi juga bertransformasi sektor pertanian dan pariwisata.
“Ke depan pemerintah daerah tidak hanya berfokus pada sumber daya alam batu bara maupun minyak dan gas. Tetapi, bagaimana mampu bertransformasi ekonomi sektor pertanian dan pariwisata,” pesan Akmal, di Rumah Jabatan Gubernur Kaltim, Samarinda, Kamis 5 Desember 2024.
Mengenai transformasi ekonomi ini, menurut Akmal, Pemprov Kaltim sudah memulai dari sekolah. Dia menggerakkan sekolah-sekolah di tingkat SMK dan SMA.
“Saat ini sudah ada 13 SMK dan SMA se Kaltim yang sudah mulai bergerak melakukan transformasi ekonomi tersebut, dengan pendekatan pertanian modern,” sambungnya.
Menurut Akmal, jika transformasi ini mampu dilanjutkan kepemimpinan yang akan dilantik, tentu akan berjalan dengan baik.
Karena itulah, Akmal siap berkomunikasi kepada siapa saja yang terpilih dan ditetapkan KPU sebagai Gubernur Kaltim.
“Apakah itu paslon nomor 01 atau 02. Yang jelas, kita akan membangun komunikasi yang bagus,” kata Akmal.
Setelah tak menjabat sebagai Pj Kaltim, Akmal akan kembali lagi ke jabatan Dirjen Otda Kemendagri.
Sehingga, komunikasi dengan pemerintah daerah juga pasti selalu dilakukan. Artinya, sebagai Dirjen Otda Kemendagri tentu tetap akan memberikan catatan kepada siapa pun yang terpilih nanti.
“Catatan tersebut, terutama adalah kuncinya diperencanaan. Perencanaan yang terlambat atau tak terukur. Tentu akan menjadi gejolak di masyarakat,” jelas Akmal.
Selanjutnya, jika perencanaan itu terukur, maka masyarakat akan mendapatkan kepastian apa saja program yang dibangun pemerintah daerah atau selama kepemimpinan baru dilantik nanti.
Artinya, setelah ada transisi kepemimpinan, sebagai Dirjen Otda Kemendagri, pemerintah pusat berupaya melakukan transisi kepemimpinan yang baik. Terutama, setelah adanya penyelesaian proses penyelenggaraan Pilkada Serentak 2024.