Home Borneo Permintaan Pangan Meningkat Dampak IKN, Kaltim Fokus Kembangkan Sektor Pertanian
Borneo

Permintaan Pangan Meningkat Dampak IKN, Kaltim Fokus Kembangkan Sektor Pertanian

Share
Ilustrasi - Pemkab Kutai Kartanegara (Kukar) meningkatkan produk pertanian untuk memenuhi kebutuhan pangan seiring kehadiran IKN. Foto:IST
Share

IKNPOS.ID – Pemerintah Kalimantan Timur (Kaltim) mengutamakan langkah strategis diversifikasi ekonomi melalui pengembangan sektor pertanian dan efisiensi distribusi untuk memenuhi kebutuhan pangan seiring dengan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Permintaan pangan akibat pembangunan di IKN menjadi meningkat, sehingga harus diimbangi pasokan lokal untuk menjaga kestabilan harga dan mengendalikan inflasi.

“Peningkatan permintaan pangan akibat pembangunan IKN harus diimbangi dengan pasokan lokal yang memadai guna menjaga kestabilan harga dan mengendalikan inflasi,” ungkap Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Kaltim, Muhammad Syaibani, Selasa 17 Desember 2024.

Namun, hal itu menjadi tantangan tersendiri Pemprov Kaltim yang masih tergantung pada sektor batu bara dan kelapa sawit, selain tantangan keberlanjutan lingkungan.

Syaibani mengatakan pertumbuhan ekonomi Kaltim hingga hingga triwulan III Tahun 2024 mencapai 6,21 persen, melampaui rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional yang sebesar 4,95 persen.

Pada tahun depan, perekonomian nasional diproyeksikan tumbuh di kisaran 5,1 persen hingga 5,5 persen, sementara pertumbuhan ekonomi Kaltim diperkirakan mencapai 5,35 persen.

Pemerintah dan DPR telah menyepakati total belanja negara pada tahun 2025 sebesar Rp 3.621,3 triliun, meningkat 8,9 persen dibandingkan APBN 2024.

Dari jumlah tersebut, Rp 56,87 triliun dialokasikan untuk Provinsi Kaltim, yang terdiri atas belanja pemerintah pusat sebesar Rp 18,46 triliun dan TKD sebesar Rp 38,41 triliun.

Anggaran tersebut akan difokuskan pada program prioritas seperti pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial, ketahanan pangan, dan pembangunan infrastruktur, termasuk renovasi sekolah dan pengembangan lumbung pangan nasional.

“Sementara itu, kebijakan TKD mencakup sinergi fiskal pusat-daerah dan peningkatan kualitas belanja daerah,” ucapnya.

Share
Related Articles
Borneo

Proyek Gedung DPR hingga MA di IKN Tetap Jalan, Tak Terdampak Efisiensi Anggaran

IKNPOS.ID - Pembangunan kawasan legislatif dan yudikatif di Ibu Kota Nusantara (IKN)...

Pembatalan uang transport ormas Kaltim
Borneo

Buntut Gaduh di Medsos, Pemprov Kaltim Resmi Batalkan Rencana Uang Transport Ormas

IKNPOS.ID – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) akhirnya mengambil langkah tegas...

Borneo

Polisi dan Warga Kompak Bersihkan Drainase di Sungai Parit, Wujud Nyata Kepedulian Lingkungan

personel Polsek Penajam bersama masyarakat turun langsung melakukan kerja bakti memperbaiki drainase...

Borneo

Propam Polda Kaltim Gelar Gaktibplin, Tekankan Disiplin dan Profesionalisme Personel Polres PPU

Komitmen menjaga marwah institusi terus diperkuat.