IKNPOS.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) membagikan puluhan mobil jenazah dan ambulans ke rumah sakit dan organisasi masyarakat (ormas).
Pemberian mobil jenazah dan ambulans tersebut merupakan permintaan dari rumah sakit dan juga masyarakat untuk mendukung kesehatan dan kemanusiaan.
Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Akmal Malik mengatakan, dengan keterbatasan dana dari pemerintah, pihaknya berupaya memenuhi permintaan masyarakat dan juga institusi atas kebutuhan mobil jenazah dan ambulans.
“Kami memahami banyak usulan dari masyarakat terkait kebutuhan kendaraan ini. Dengan keterbatasan dana pemerintah, kami berupaya memberikan stimulus agar sektor swasta dan masyarakat turut berperan dalam meningkatkan pelayanan kesehatan,” ujar Akmal Malik di Samarinda, Selasa, 31 Desember 2024.
Adapun mobil jenazah yang diserahkan sebanyak 18 unit, sedangkan mobil ambulans sebanyak 4 unit.
Akmal meminta para penerima memanfaatkan mobil jenazah maupun ambulans dengan sebaik-baiknya. Menurutnya, pemeliharaan yang rutin sangat penting agar fasilitas ini dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang dan tetap optimal untuk melayani masyarakat.
Semenatara itu Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim Jaya Mualimin dalam laporannya mengatakan, Pemerintah Provinsi Kaltim telah menganggarkan pengadaan 24 unit ambulans pada tahun ini.
Dari jumlah tersebut, beberapa unit memiliki spesifikasi khusus untuk kebutuhan rumah sakit strategis di wilayah Kaltim.
RSUD Ratu Aji Putri Botung mendapatkan ambulans VVIP untuk mendukung layanan kesehatan berkualitas. RSUD Sepaku di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) dan RS Gerbang Terpadu Mahakam Ulu diberikan ambulans 4×4 untuk menunjang operasional di wilayah yang menantang secara geografis.
“Selain itu, RSUD di Kecamatan Kaliorang, Kabupaten Kutai Timur juga menerima ambulans serupa untuk mendukung kebutuhan masyarakat di sektor kesehatan dan kemanusiaan,” jelas Jaya.
Penyerahan ini, lanjut Jaya, bertujuan untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan, khususnya di daerah terpencil dan perbatasan.