Home Arsitektur IKN Masjid Negara IKN Ditarget Bisa Digunakan Salat Idulfitri 1446 H
Arsitektur IKN

Masjid Negara IKN Ditarget Bisa Digunakan Salat Idulfitri 1446 H

Share
Menteri Agama Nasaruddin Umar ditemui usai rapat koordinasi dengan Presiden Prabowo Subianto di kawasan Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (9/12/2024). (ANTARA/Livia Kristianti)
Share

IKNPOS.ID – Menteri Agama Nasaruddin Umar menyebutkan Masjid Negara di Ibu Kota Nusantara (IKN) disiapkan menjadi masjid negara kebanggaan masyarakat Indonesia.

Ia mengatakan, Masjid Negara IKN itu ditargetkan sudah bisa beroperasi dan digunakan untuk ibadah shalat Idul Fitri pada 1 Syawal 1446 Hijriah, yang jatuh pada 2025.

“Kita berharap seperti itu. Salah satu masjid kebanggaan kita nanti kan,” kata Nasaruddin ditemui di kawasan Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin.

Ia mengatakan, nantinya akan ada sosok imam besar yang juga memimpin masyarakat untuk beribadah di Masjid Negara IKN.

Harapannya, kehadiran Masjid Negara IKN tersebut dapat melengkapi eksistensi Indonesia di mata dunia yang juga sebelumnya dikenal karena memiliki masjid ikonik yaitu Masjid Istiqlal yang juga bersejarah di Jakarta.

Sebelumnya diwartakan pada Sabtu (7/12) bahwa Masjid IKN ditargetkan untuk digunakan pada shalat Idul Fitri 1446H dengan kapasitas hingga 5.580 jamaah.

Pejabat di Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) Hariqo Wibawa Satria dalam keterangannya menyebutkan Masjid Negara yang tengah dibangun di IKN secara keseluruhan dirancang untuk dapat menampung hingga 60.000 jamaah.

Pada tahap awal, masjid ini disiapkan beroperasi untuk mampu menampung 29.000 jamaah.

Proyek pembangunan Masjid Negara IKN saat ini masih dalam tahap pertama, yang meliputi pembangunan bangunan utama masjid dengan empat lantai, dua lantai mezzanine, serta pelataran dua lantai yang berfungsi sebagai area serbaguna dan parkir.

PCO menginformasikan bahwa bangunan masjid ini berada pada lahan seluas 32.125 meter persegi dengan total luas bangunan, termasuk plaza, mencapai 60.173 meter persegi.

Selain itu, masjid juga dilengkapi dengan Minaret seluas 427 meter persegi, bangunan komersial dua lantai seluas 2.212 meter persegi, dan bangunan penunjang seluas 727 meter persegi.

Hariqo berharap proyek ini menjadi salah satu ikon religius dan budaya di IKN, sekaligus simbol kemegahan peradaban baru di Indonesia.

“Masjid ini akan berdampingan di area pusat peribadatan dengan tempat ibadah lainnya, seperti gereja, pura, vihara, klenteng dan Basilika Nusantara Santo Fransiskus Xaverius, yang merupakan basilika pertama di Indonesia,” katanya.

Share
Related Articles
Besok Pengumuman Besar! IKN Siap Bocorkan Pemenang Desain Pusat Kebudayaan dan Luncurkan Buku Sakti Tahap I
Arsitektur IKN

Besok Pengumuman Besar! IKN Siap Bocorkan Pemenang Desain Pusat Kebudayaan dan Luncurkan Buku Sakti Tahap I

IKNPOS.ID - Ibu Kota Nusantara (IKN) kembali memicu adrenalin publik! Otorita IKN...

IKN Jadi Ibu Kota Politik 2028 Final
Arsitektur IKN

Konstruksi Kaltim Tertekan, Efek Perlambatan Pembangunan IKN Mulai Terasa

IKNPOS.ID - Sektor konstruksi di Kalimantan Timur (Kaltim) mulai menunjukkan tanda-tanda tekanan...

IKN Jadi Ibu Kota Politik 2028 Final
Arsitektur IKN

Proyek Gedung DPR/MPR hingga MK di IKN Diyakini Dongkrak Ekonomi Kaltim

IKNPOS.ID - Pembangunan gedung-gedung negara seperti DPR/MPR, Mahkamah Agung (MA), dan Mahkamah...

Teknologi sensor kebakaran IKN
Arsitektur IKN

IKN Adopsi Teknologi Sensor Canggih, Gedung Pemerintahan Kini Punya Sistem Anti-Kebakaran Pintar

IKNPOS.ID - Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) terus bertransformasi menjadi kota cerdas...