Masa lalu Imran saat berseragam Persib pun tidak memengaruhi semangat dan profesionalitasnya sebagai pelatih Malut United.
“Saya punya kesan baik selama satu tahun bermain di Persib. Di luar lapangan kita saudara, tapi saya akan berusaha maksimal untuk laga besok,” ujar mantan pesepak bola yang pernah berseragam Maung Bandung pada musim 2004-2005.
Dalam laga melawan Malut United, Persib tidak memiliki kewajiban memainkan pemain U22 sebagai starter. Situasi ini terjadi karena dua pengisi slot U22 Persib, Kakang Rudianto dan Robi Darwis, dipanggil memperkuat timnas Indonesia di Piala ASEAN Championship 2024.
Imran tidak melihat situasi tersebut sebagai kerugian atau ancaman bagi Malut United yang tetap harus memenuhi regulasi pemain U22.
“Kami terbiasa bermain dengan U22. Pemain muda yang diturunkan memang layak bermain untuk Malut, bukan sekadar menunaikan keharusan,” ujarnya.
Di samping euforia duel dua tim dengan tren positif antara Persib dan Malut United, suasana duka turut meliputi dunia sepak bola Tanah Air.
Kabar duka menimpa “Football Family” Indonesia setelah pelatih sekaligus mantan pemain, Syamsuddin Batola, meninggal dunia akibat kecelakaan pada Kamis (12/12/2024).
Coach Imran yang memiliki kedekatan dengan Syamsuddin Batola sangat terpukul dengan kepergian rekan seperjuangannya dalam membangun karier kepelatihan.
“Saya berteman dengan beliau sejak mengambil lisensi C. Bahkan, kami sekamar ketika mengambil lisensi A Pro. Beliau orang baik dan selalu mau belajar hal-hal baru tentang sepak bola,” kata Imran.
Laga antara Persib dan Malut United di Stadion GBLA terbuka untuk suporter tim tuan rumah dengan ketentuan khusus yang berlaku. Komisi Disiplin (Komdis) PSSI hanya mengizinkan penjualan tiket tribun Barat dan Timur sebagai imbas dari sanksi yang diberikan kepada panpel tuan rumah.
Adapun larangan hadir di stadion masih berlaku bagi pendukung tim tamu. Suporter Malut United dapat menyaksikan perjuangan Laskar Kie Raha melalui layer kaca Indosiar dan layanan streaming Vidio.