Home Borneo Jelang Nataru, Pemkot Samarinda Sosialisasi Waspada Bencana Kebakaran
Borneo

Jelang Nataru, Pemkot Samarinda Sosialisasi Waspada Bencana Kebakaran

Share
Ilustrasi kebakaran
Share

IKNPOS.ID – Sosialisasi waspada kebakaran dilakukan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim), untuk meminimalisir potensi kebakaran menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024/2025.

“Kami gencar mengedukasi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran melalui sosialisasi di tingkat kecamatan, kelurahan, dan RT,” kata Kepala Bidang Pemadam dan Penyelamatan Disdamkarmat Samarinda, Teguh Setya Wardana di Samarinda, Senin, 16 Desember 2024.

Menurut Teguh, Disdamkarmat Kota Samarinda juga mengadakan pelatihan bagi relawan pemadam kebakaran dan karang taruna sebagai upaya pencegahan. Sebanyak 11 posko pemadam kebakaran di Samarinda disiagakan selama 24 jam.

“Petugas Disdamkarmat akan melakukan patroli di daerah-daerah rawan kebakaran,” ucap Teguh. Berdasarkan data Disdamkarmat Kota Samarinda, tercatat 260 kejadian kebakaran terjadi sejak Januari hingga Desember tahun ini.

Teguh merinci jenis-jenis kebakaran yang terjadi sepanjang tahun 2024. Pada bulan Januari terjadi 25 kasus kebakaran permukiman dan 34 kasus kebakaran lahan.

“Kebakaran lahan terjadi di bulan Februari saat musim kemarau. Banyak lahan dan hutan yang terbakar saat itu,” jelas Teguh.

Selanjutnya, pada Maret terjadi 35 kasus kebakaran yang menimpa ruko dan gedung. Pada Mei terjadi 15 kasus kebakaran rumah makan.

Kebakaran juga melanda beberapa jenis tempat usaha, seperti pom mini dengan total 15 kejadian pada Juli. Selain itu tercatat 15 kasus kebakaran yang menimpa gedung, 32 kasus kebakaran sampah, 11 kasus kebakaran kendaraan, dan tiga kasus kebakaran perkantoran yang terjadi pada Desember.

Penyebab kebakaran mayoritas di Samarinda adalah korsleting listrik, disusul oleh kompor gas, pom mini, dan pembakaran sampah yang tidak diawasi. “Kami telah membagikan 500 APAR dan rencana di tahun 2025 bisa ditambah menjadi 1.000 APAR,” kata Teguh.

Share
Related Articles
Ancaman PHK Tambang Batubara Kutim
Borneo

RKAB 2026 Pangkas Produksi Batubara, Tujuh Perusahaan Tambang di Kutai Timur Rawan PHK

IKNPOS.ID - Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) kini mulai mewaspadai gelombang pemutusan...

Borneo

Proyek Gedung DPR hingga MA di IKN Tetap Jalan, Tak Terdampak Efisiensi Anggaran

IKNPOS.ID - Pembangunan kawasan legislatif dan yudikatif di Ibu Kota Nusantara (IKN)...

Pembatalan uang transport ormas Kaltim
Borneo

Buntut Gaduh di Medsos, Pemprov Kaltim Resmi Batalkan Rencana Uang Transport Ormas

IKNPOS.ID – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) akhirnya mengambil langkah tegas...

Borneo

Polisi dan Warga Kompak Bersihkan Drainase di Sungai Parit, Wujud Nyata Kepedulian Lingkungan

personel Polsek Penajam bersama masyarakat turun langsung melakukan kerja bakti memperbaiki drainase...