IKNPOS.ID – Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur (Kaltim), mulai menarik minat investor asing. Sektor perikanan kabupaten penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) itu dilaporkan dilirik investor dari Jepang.
“Investor asing, terutama dari Jepang lebih sering lakukan kunjungan dan tertarik berinvestasi di sektor perikanan,” jelas Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Kabupaten PPU, Nurlaila di Penajam, Selasa, 17 Desember 2024.
Menurutnya, wilayah PPU menjadi daya tarik bagi para investor dalam maupun luar negeri setelah Kecamatan Sepaku ditetapkan menjadi bagian dari IKN.
Nurlaila juga menjelaskan, selain Jepang, investor asing dari negara Maroko, Bahrain, Kamboja, China, Korea Selatan dan Australia, juga telah melakukan penjajakan melihat peluang bisnis cukup menjanjikan di Kabupaten PPU.
Para penanam modal dari luar negeri tersebut membutuhkan waktu untuk mempertimbangkan persiapan teknis, sebelum memutuskan untuk menanamkan modal di Kabupaten PPU.
Pemerintah Kabupaten PPU Utara juga menyiapkan kebutuhan dasar agar memudahkan para investor, antara lain memberikan insentif berusaha dan menyiapkan infrastruktur yang dibutuhkan.
Kabupaten PPU memiliki sektor usaha yang diyakini mampu menarik para pemilik modal. “Sektor usaha yang ditawarkan kepada investor dalam maupun luar negeri, seperti pengembangan properti, perikanan, peternakan modern dan beberapa sektor lainnya,” jelas Nurlaila.
“Pembangunan IKN di Kecamatan Sepaku mendorong investasi di Kabupaten PPU bergerak positif atau mengalami pertumbuhan cukup signifikan,” lanjutnya.
Investasi pada 2024 tumbuh positif, yang hingga kini tercatat Rp2,563 triliun atau melampaui target Rp2,552 triliun yang diberikan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.