Home Ragam RIDO dan Tantangan Jakarta, Menjawab Kritik atas Program Inovatif
Ragam

RIDO dan Tantangan Jakarta, Menjawab Kritik atas Program Inovatif

Share
Share

Ia menegaskan bahwa memiliki ambisi besar dalam menjalankan pemerintahan bukanlah hal yang salah. Bahkan, ia menganggap bahwa seorang pemimpin harus memiliki ambisi untuk membuat perubahan yang signifikan. “Ambisi itu bukanlah sesuatu yang harus dipandang negatif. Pemimpin seperti Pak Prabowo juga memiliki ambisi besar untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia hingga mencapai 8%, dan banyak orang menganggap itu ambisius. Tapi, apakah itu tidak bisa tercapai? Tentunya bisa tercapai dengan kerja keras,” jelas Mulya.

Program satu juta lapangan kerja ini, menurut Mulya Amri, telah diperhitungkan dengan matang. Dalam rencana tersebut, sebanyak 600.000 lapangan kerja akan tercipta di sektor formal, yang mencakup ekonomi-ekonomi baru seperti pariwisata dan ekonomi digital. Sebagai kota global yang akan terus berkembang, Jakarta diharapkan bisa menarik investasi asing yang akan membuka lapangan pekerjaan baru bagi warga Jakarta.

“Jakarta adalah kota global yang terus berkembang, dan kami yakin bisa menarik investasi asing yang akan membuka banyak lapangan kerja di sektor-sektor baru seperti pariwisata dan ekonomi digital. Ini adalah lapangan kerja formal yang akan menciptakan peluang bagi anak muda Jakarta untuk berkarir dalam industri yang terus tumbuh,” ujar Mulya.

Selain itu, sekitar 300.000 lapangan kerja diharapkan dapat tercipta dari sektor UMKM. Pemerintah DKI Jakarta akan memberikan dukungan penuh kepada UMKM untuk berkembang, yang pada gilirannya akan membuka peluang pekerjaan bagi masyarakat Jakarta, khususnya di sektor informal.

“UMKM memiliki potensi besar untuk menciptakan lapangan kerja. Dengan memberikan fasilitas, pembiayaan, dan pelatihan bagi pelaku UMKM, kami berharap bisa meningkatkan jumlah pelaku usaha kecil yang pada gilirannya akan membuka peluang kerja lebih banyak lagi,” tambah Mulya.

Sementara itu, 100.000 lapangan kerja lainnya diprediksi akan tercipta melalui program padat karya, yang melibatkan masyarakat dalam kegiatan perbaikan kampung dan infrastruktur. Salah satu program yang diusung adalah dana RW sebesar satu miliar per RW selama lima tahun, yang akan digunakan untuk mendukung pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di tingkat RW.

Share
Related Articles
BTN
Ragam

Developer Nakal Rugikan Konsumen dan Bank

IKNPOS.ID - Perkembangan kasus dugaan korupsi penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang...

BTN KPP
Ragam

BTN Salurkan KPP Rp7,4 Triliun, Menteri PKP Apresiasi Peran Strategis Pembiayaan Ekosistem Perumahan

IKNPOS.ID - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) terus memperkuat dukungan...

BTN
Ragam

Kuasa Hukum BTN Siap Layangkan Somasi Terkait Klaim Dana Nasabah, Ungkap Fakta di Balik Isu Rp17 Miliar

IKNPOS.ID - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) melalui Kuasa Hukumnya,...

BTN Beyond Mortgage
Ragam

BTN Percepat Beyond Mortgage, Porsi Kredit Non-Perumahan Dibidik 30 Persen

IKNPOS.ID - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) mempercepat strategi Beyond...